7+ Keuntungan Investasi Saham yang Perlu Kamu Tahu!

akizaku

New Member
Keuntungan investasi saham disebut-sebut lebih menarik ketimbang keuntungan investasi lainnya.

Investasi saham kini banyak dilirik orang.

Karena dapat menambah isi pundi-pundi kekayaan dalam jumlah cukup besar walaupun besar juga risikonya.



1. Punya Hak Ikut RUPS
Memiliki saham sebuah perusahaan punya keuntungan lain.

Sebab sebagai pemilik saham, kita punya hak ikut dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Paling dibawah 1%.

Dalam RUPS, kita bisa mengetahui pemaparan tentang:

  • Rencana perusahaan ke depan,
  • Pembagian dividen, dan
  • Informasi mengenai laporan tahunan atau laporan keuangan perusahaan.
2. Capital gain (kenaikan harga saham)

Capital gain merupakan keuntungan yang diberikan oleh perusahaan kepada pemegang saham dari hasil selisih harga beli dan harga jual saham.

Jadi, harga jual harus lebih tinggi ketimbang harga beli.

Nah, capital gain itu umumnya terbentuk karena adanya aktivitas perdagangan di bursa efek.

Ilustrasi

Contohnya, kamu membeli saham BCA yang harga per lembarnya sebesar Rp 4.500.

Kemudian kamu menjualnya di angka Rp 8.500 per lembar.

Nah, berarti kamu akan mendapatkan capital gain sebesar Rp 4.000 per lembarnya.

3. Fleksibel dalam Melakukan Investasi

Investasi saham adalah aktivitas yang sangat fleksibel.

Bahkan, kamu bisa melakukannya tanpa harus mengorbankan waktu dari pekerjaan utama.

Terlebih kemajuan teknologi memungkinkan kamu untuk memantau aktivitas bursa efek di mana saja dan kapan saja melalui genggaman smartphone atau laptop.

Dengan begitu, kamu tetap dapat beraktivitas seperti biasa sekaligus menghasilkan uang dari investasi yang kamu tanamkan.

4. Aman dan Transparan

Investasi saham termasuk usaha bisnis yang aman dan sangat transparan.

Sebab semua aktivitas jual dan belinya dilakukan dalam satu ruang lingkup saja, yaitu bursa efek.

Dengan kata lain.

Semua transaksi yang terjadi di sana sudah terjamin keamanan dan transparasinya.

Jadi, sebagai investor, kamu gak perlu khawatir kehilangan modal karena investasi saham sangatlah aman.

5. Pajak relatif kecil
Jika dibandingkan dengan instrumen investasi yang lainnya.

Saham punya persentase pajak yang relatif kecil.

Sebab cuma 0,1 persen dari keuntungan akhir yang dimiliki investor.

Selain itu, pajak saham bersifat final.

Artinya, investor gak lagi perlu repot-repot membayar pajak saat pelaporan SPT setiap tahun lantaran sudah otomatis dipotong pialang saham (broker) ketika pelunasan transaksi saham.

6. Modal kecil, keuntungan besar
Banyak orang gemar bermain saham…

…karena mereka hanya perlu menggelontorkan modal yang cukup kecil ketimbang kebanyakan usaha lain.

Faktanya, persentase keuntungan yang akan didapatkan dari investasi saham ternyata cukup menjanjikan.

Ilutrasi

Cukup dengan Rp100 ribu saja.

Kamu sudah bisa mendapatkan satu lembar saham yang keuntungannya bisa berlipat-lipat di kemudian hari.

Bahkan, margin keuntungan yang bisa diraup mencapai 100 persen.

Padahal, modal Ideal adalah Rp 100 juta.

7. Dividen
Dividen merupakan pembagian laba yang akan diberikan perusahaan kepada para pemegang saham.

Nah, dividen itu sendiri berasal dari keuntungan yang diperoleh oleh perusahaan.

Dividen itu sendiri terbagi dalam dua jenis, yaitu:

  • Tunai, dan
  • Lembar Saham.
Ilustrasi

Kalau dividen tunai yang dibagikan.

Berarti perusahaan akan memberikan uang tunai kepada pemegang saham per satu lembar saham yang mereka miliki.

Sementara dividen dalam bentuk lembarsaham, artinya perusahaan tersebut akan memberikan dividen kepada kita, berupa saham.

Dengan demikian, jumlah saham yang miliki oleh kita (investor) akan bertambah.

Akan tetapi, ada juga perusahaan yang tidak membagikan dividen kepada pemegang saham walaupun mereka memperoleh laba.

Umumnya perusahaan tersebut ingin melakukan ekspansi atau mengembangkan usaha.

Tapi biasanya hal ini dilakukan oleh perusahaan yang dalam tahap pengembangan.

Kesimpulan
Keuntungan dari investasi saham emang menggiurkan.

Saking menggiurkannya, tak sedikit orang lupa kalau investasi saham itu ada risikonya.

Bahkan lebih besar risikonya ketimbang instrumen investasi yang lain.

Namun, bukan berarti kamu gak boleh terjun ke investasi saham lho!

Parto Kawito selaku Direktur PT Infovesta Utama memberikan beberapa tips investor saham pemula, seperti:

  • Buat yang takut dengan risiko:

    • Sebaiknya kamu memilih saham BUMN atau blue chip.


      • Karena saham-saham tersebut geraknya lebih stabil sehingga risikonya juga lebih kecil.
  • Jangan bermain saham jangka pendek (2 minggu sampai 4 bulan, teori dari Wykcoff dari buku “Trade About Happen”).
  • Membeli saham sebelum bulan September dan Oktober.
  • Investasi sebesar 5 persen dari total kekayaan.
  • Menganalisis laporan keuangan atau fundamental perusahaan yang akan kamu beli sahamnya.
  • Mengetahui pergerakan naik turun sahamnya.
  • Meminta nasihat dari broker atau pialang untuk mengetahui apakah saham tersebut memiliki prospek yang bagus atau tidak.
Referensi: Akizaku
 
Loading...

Thread Terbaru

Post Terbaru

Top