Angkatan Laut Rusia Akan Berubah Menjadi Lebih Mematikan

Discussion in 'Berita dan Informasi' started by politik, Feb 10, 2019.

  1. politik

    politik New Member

    Joined:
    Jan 20, 2018
    Messages:
    225
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Pemerintah Rusia tengah mengerahkan Marinir “Baret Hitam” di semua kapal perangnya. Infanteri Angkatan Laut Rusia, yang dijuluki “Baret Hitam” merupakan pasukan laut tradisional yang ditugaskan dengan operasi amfibi untuk mendukung Angkatan Laut dan menyediakan detasemen ke kapal untuk keamanan dan operasi darat kecil. Kelompok-kelompok anti-teroris akan ditempatkan di kapal yang berlayar ke zona laut jauh.

    Oleh: Michael Peck (The National Interest)

    Angkatan Laut Rusia tengah mengerahkan para marinir di atas semua kapal perang yang berlayar ke pangkalan mereka di luar negeri. Misi mereka adalah mengamankan kapal-kapal tersebut dari serangan teroris dan penyabot.

    Kelompok-kelompok anti-teroris akan ditempatkan di kapal yang berlayar ke zona laut jauh, menurut surat kabar Rusia Izvestia. “Marinir sering menemani kapal-kapal Angkatan Laut Soviet dari akhir tahun 1960-an hingga 1991. Mereka memperkuat awak kapal yang akan melayani di dekat zona konflik militer di Timur Tengah, Asia Tenggara, dan Afrika.”

    Infanteri Angkatan Laut Rusia, yang dijuluki “Baret Hitam,” berbeda dari Angkatan Laut Amerika. Korps Marinir AS adalah pasukan mini berkekuatan 182.000 orang dengan kekuatan udaranya sendiri dan mampu melakukan operasi independen. Sementara itu, 12.000 Infantri Angkatan Laut Rusia lebih merupakan pasukan laut tradisional yang ditugaskan dengan operasi amfibi untuk mendukung Angkatan Laut dan menyediakan detasemen ke kapal untuk keamanan dan operasi darat kecil.

    “Komposisi dan ukuran kelompok-kelompok anti-teror seperti itu akan tergantung pada jenis kapal,” jelas Izvestia. “Misalnya, sebuah kapal fregat akan memiliki 20 ‘baret hitam.’ Mereka akan menerima senjata, senapan mesin, senapan runduk, dan peluncur granat. Marinir secara terus-menerus akan melakukan tugas-tugas untuk melindungi kapal dari teroris dan penyabot, serta memeriksa kapal yang mencurigakan. Jika perlu, ‘baret hitam’ akan melindungi kapal di pelabuhan.”

    Marinir yang ditugaskan di kapal perang luar negeri akan menerima pelatihan ekstra. “Untuk kelompok-kelompok anti-teroris, atau ‘boarding team’ sebagai lelucon di Angkatan Laut yang merujuk pada unit-unit tersebut, Angkatan Laut mengembangkan program pelatihan khusus,” kata Izvestia.

    Baca Artikel Selengkapnya di sini
     


Loading...

Loading...

Share This Page