Apa yang Dimaksud Physical Fitness?

akizaku

New Member


Arti dari physical Fitness sering diterjemahkan dengan kebugaran jasmani.

Dan didefinisikan sebagai berikut adalah:

Kemampuan seseorang untuk melakukan kerja sehari-hari secara efisien tanpa menimbulkan kelelahan yang berarti sehingga masih dapat menikmati waktu luangnya.

Maksud dari physical fitness atau kebugaran jasmani adalah:

Suatu kemampuan seseorang dalam melakukan berbagai ativitasnya dalam kehidupan sehari-hari tanpa mengalami rasa lelah yang berarti.

Kelompok

Kebugaran jasmani dikelompokkan ke dalam tiga kelompok yakni:
  • 1.) Kebugaran statis dalam arti kata keadaan seseorang yang bebas dari penyakit,
  • 2.) Kebugaran dinamis dalam arti kemampuan untuk bekerja efisien yang tidak memerlukan keterampilan, misalnya berjalan, mengangkat, dll, dan
  • 3.) Kebugaran motoris dalam arti kemampuan untuk melakukan kerja dengan keterampilan tinggi dengan efisien.
Baca juga: Istilah Physical Fitness Sama Artinya Dengan…?

Simpulan
Dari definisi tersebut,

Dapat ditarik kesimpulan bahwa, orang sehat belum tentu bugar, sedangkan orang bugar semestinya sehat.

Komponen
Status kebugaran dapat dinilai dari komponen kebugaran yang dikelompokkan menjadi dua golongan
yaitu:

  • 1.) komponen kebugaran yang berhubungan dengan kesehatan, meliputi:
    • Daya tahan paru-jantung,
    • Kekuatan dan daya tahan otot,
    • Kelentukan,
    • Komposisi tubuh, dan
  • 2.) Komponen kebugaran yang berhubungan dengan keterampilan, meliputi:
    • Kecepatan,
    • Koordinasi,
    • Power,
    • Kelincahan, dan
    • Perasaan gerak.
Karyawan perusahaan dituntut untuk minimal memiliki komponen kebugaran yang berhubungan dengan kesehatan.

Referensi (Resource): Universitas Negeri Yogyakarta

Manfaat
Olahraga akan memberi manfaat pada tubuh menurut jenis, lama, dan intensitas latihan yang dilakukan.

Secara umum olahraga yang dilakukan secara teratur dengan takaran cukup dan waktu yang cukup akan memberi
manfaat sebagai berikut:

1. Kesehatan Jantung

Manfaat yang pertama apabila menjalani program kebugaran jasmani adalah detak jantung menjadi lebih sehat.

Jantung akan bertambah besar dan kuat…

…sehingga daya tampung besar dan denyutan kuat.

Kedua hal ini akan meningkatkan efisiensi kerja jantung.

Dengan efisiensi kerja yang tinggi, jantung tak perlu berdenyut terlalu sering.

  • Pada orang yang tidak melakukan olahraga:
    • Denyut jantung rata-rata 80 kali per menit,
  • Sedangkan pada orang yang melakukan olahraga teratur:
    • Denyut jantung rata-rata 60 kali per menit.
Sehingga dalam satu menit menghemat 20 denyutan…

…dalam satu jam, menghemat 1200 denyutan dan dalam satu hari 28.800 denyutan.

Dengan demikian jantung menjadi awet dan kita boleh berharap hidup lebih lama dan produktif (Strauss, 1979).

2. Melancarkan Peredaran Darah
Manfaat yang kedua ialah berkhasiat untuk pembuluh darah.

Elastisitas pembuluh darah bertambah karena berkurangnya timbunan lemak dan penambahan kontraktilitas otot
di dinding pembuluh darah.

Elastisitas pembuluh darah yang tinggi akan memperlancar jalannya darah dan mencegah timbulnya hipertensi.

Disamping elastisitas pembuluh darah meningkat, pembuluh-pembuluh darah kapiler pun akan bertambah.

Penyakit jantung koroner dapat dicegah atau diatasi dengan mekanisme ini.

Kelancaran aliran darah juga akan mempercepat pembuangan zat-zat lelah sebagai sisa pembakaran…

…sehingga bisa diharapkan pemulihan yang cepat (Soekarman, 1987).

3. Pernafasan Jadi Lebih Panjang
Manfaat yang ketiga adalah kesehatan untuk rongga paru-paru.

Elastisitas paru akan bertambah.

Sehingga kemampuan berkembang-kempis juga bertambah.

Selain itu, jumlah alveoli yang aktif (terbuka) akan bertambah dengan olahraga teratur.

Kedua hal diatas menyebabkan kapasitas penampungan dan penyaluran oksigen ke darah bertambah.

Pernafasan bertambah dalam dengan frekuansi yang rendah.

Bersama-sama dengan manfaat pada jantung dan pembuluh darah,

Ketiganya bertanggung jawab untuk penundaan kelelahan (McArdle, 1986).

4. Daya Tahan dan Kekuataan Otot
Manfaat yang keempat adalah otot.

Kekuatan, kelentukan, dan daya tahan otot akan bertambah.

Hal ini disebabkan oleh bertambah besarnya serabut otot dan meningkatnya system penyediaan energi di otot.

Lebih dari itu perubahan otot ini akan mendukung kelincahan gerak, kecepatan reaksi dan lain-lain.

Sehingga dalam banyak hal kecelakaan kerja dapat terhindari (Brooks, 1984).

5. Kepadatan Tulang
Manfaat yang kelima adalah kesehatan tulang.

Penambahan aktivitas enzim pada tulang akan meningkatkan kekuatan, kepadatan, dan besarnya tulang, selain mencegah pengeroposan tulang.

Permukaan tulang juga akan bertambah kuat dengan adanya tarikan otot yang terus menerus (Fox, 1988).

6. Mencegah Risiko Persendian
Manfaat yang keenam adalah pada persendian dan tulang rawan.

Latihan teratur dapat menyebabkan bertambah tebalnya tulang rawan di persendian.

Sehingga dapat menjadi peredam (shock absorber) dan melindungi tulang serta sendi dari bahaya cedera (Wilmore, 1981).

Referensi:
 
Loading...
Top