lingshenyao

New Member
5.-Mengapa-Ibu-Hamil-Perlu-ke-Dokter-Gigi.jpg
Sekitar 30-50% wanita yang sedang mengalami endometriosis, juga mengalami gangguan pada kesuburan atau infertilitas. Meski tidak mudah, namun sebenarnya masih ada cara-cara yang daat ditempuh, demi untuk mencapai kehamilan untuk penderita endometriosis.
Endometriosis merupakan sebuah kondisi yang bisa ditandai dengan rasa sakit dan kram pada bagian perut bawah, nyeri haid, nyeri ketika sedang berhubungan intim, dan sulit hamil.
Hal ini terjadi karena jaringan yang sudah melapisi dinding rahim (endometrium), tumbuh juga di organ lain. Seperti usus, ovarium, atau pada dinding rongga panggul. Normalnya, endometrium akan menebal dan luruh pada ketika menstruasi, namun pada penderita endometriosis, jaringan yang tumbuh di bagian organ selain rahim tidak bisa meluruh.
Bagaimana bisa terjadi endometriosis?
Endometriosis merupakan kondisi di mana jaringan yang melapisi dinding rahim (endometrium) tumbuh lalu menumpuk pada bagian organ lain. Normalnya, endometrium atau jaringan dinding rahim akan menebal ketika Anda akan mengalami ovulasi (indung telur untuk melepaskan telur). Dinding rahim akan mempersiapkan diri dengan caramenebal agar calon janin bisa menempel pada rahim jika terjadi pembuahan. Namun bila tidak ada pembuahan, endometrium yang telah menebal akan meluruh. Maka pada saat itu lah Anda akan mengalami haid.
Sementara ketika seorang wanita sedang mengalami endometriosis, jaringan dinding rahim yang tumbuh di luar rahim juga akan ikut meluruh pada saat Anda mengalami haid. Namun, jaringan yang sudah meluruh itu tidak akan keluar melalui m1ss v seperti jaringan normal pada rahim, sehingga sisa-sisa dari endometrium akan dan mengendap disekitar area organ reproduksi.
Pengaruh Endometriosis terhadap Kesuburan
Berikut ini merupakan beberapa alasan mengapa ksita endometriosis kerap disertai dengan gangguan pada kesuburan atau infertilitas:
  • Berpengaruh pada ovarium ataupun tuba falopi
Jika endometriosis terdapat pada tuba falopi, maka jaringan ini lalu akan menghalangi sel telur untuk masuk ke rahim.
  • Merusak sel telur dan sperma
Peradangan yang terjadi akibat karena endometriosis,bisa merusak sel telur dan sperma. Kondisi ini tentunya akan ikut mengganggu pada kesuburan dan bisa menghalangi terjadinya pembuahan.
  • Timbulkan rasa sakit saat berhubungan 's3kzual'
Bagi wanita yang memiliki endometriosis, hubungan 's3kzual' bisa terasa sangat menyakitkan sehingga enggan melakukannya.
  • Penggunaan pil KB untuk meredakan gejala endometriosis
Untuk meredakan gejala yang sedang dialami, penderita endometriosis kemungkinan akan diberi terapi hormon, contohnya dengan melalui pemberian pil KB. Sayangnya, konsumsi pil KB akan mencegah kehamilan.
  • Operasi bisa menurunkan peluang kehamilan
Dalam kondisi yang cukup berat, jaringan endometriosis maka perlu diangkat melalui tindakan pembedahan. Tujuannya agar rasa nyeri bisa diatasi. Meski begitu, operasi ini mungkin perlu dilakukan lebih dari satu kali, sehingga bisa terbentuk jaringan parut pada bekas luka operasi. Hal ini bisa meningkatkan risiko gangguan kesuburan, apalagi pada kasus yang sudah sangat parah, ada kemungkinan dilakukan pengangkatan rahim.
Upaya Wanita Hamil untuk Wanita yang Mengalami Endometriosis
Meski endometriosis dapat mengganggu kesuburan dan kemungkinan untuk hamil, namun jangan langsung menyerah. Konsultasikan kepada dokter mengenai kondisi endometriosis yang kamu alami dan rencana kehamilan yang tepat untuk kamu jalani. Dokter akan melakukan serangkaian pemeriksaan dalam menentukan perencanaan kehamilan paling tepat.
Pilihan metode untuk perencanaan dengan kehamilan atau program hamil, akan disesuaikan bersama dengan faktor yang sudah mempengaruhi pada infertilitas, usia, dan tingkat keparahan endometriosis. Berikut ini merupakan beberapa metode yang mungkin dianjurkan oleh dokter:
  • Inseminasi buatan
Inseminasi buatan atau intrauterine insemination (IUI), biasanya disarankan untuk perempuan yan memliki endometriosis yang masih tergolong ringan, tuba falopi yang normal dan memiliki pasangan dengan kualitas sperma baik. Upaya ini biasanya didukung dengan melalui pemberian obat-obatan kesuburan.
  • In vitro fertilization (IVF) atau bayi tabung
Metode lain yang dianjurkanmialah dengan cara in vitro fertilization (IVF) atau bayi tabung. IVF biasanya ini akan dilakukan jika upaya kehamilan melalui IUI dan pemberian obat-obatan kesuburan juga masih tidak berhasil.
Akan tetapi wanita yang sudah berusia di atas 35 tahun, mengalami endometriosis stadium 3 atau 4, dan memiliki lebih dari satu faktor yang telah meningkatkan risiko infertilitas, biasanya akan disarankan langsung menjalani IVF.
  • Operasi
Operasi pengangkatan jaringan endometrium dari organ selain rahim bisa dijalankan untuk mengurangi rasa sakit akibat karena endometriosis dan meningkatkan fertilitas. Meski begitu, seperti dijelaskan di atas, operasi ini akan berisiko menciptakan jaringan parut yang justru malah meningkatkan risiko gangguan kesuburan.
Sebelum untuk memutuskan menjalani operasi, pastikan kamu juga sudah memahami sisi positif dan negatif dari operasi ini, agar kamu dapat mempertimbangkan matang-matang manfaat serta risikonya.
Kehamilan dengan endometriosis memang lebih berisiko ketika sedang mengalami komplikasi dibanding kehamilan yang normal, misalnya pada kelahiran dengan prematur, gangguan pada plasenta, dan preeklamsia. Meski demikian, risiko ini bisa Anda antisipasi atau dengan minimalkan melalui cara pemeriksaan menyeluruh bersama dokter. Kabar baik lainnya, tidak sedikit wanita dengan kondisi ini yang berhasil melahirkan bayi dengan sehat.
Kuncinya, diskusikan dahulu bersama dokter mengenai kondisi endometriosis yang kamu alami, serta rencanakanlah kehamilanmu. Dengan demikian, dokter bisa memberikan saran dan tindakan yang tepat bertujuan untuk mengatasi keluhan, sekaligus mendukung rencana kehamilanmu.
Pengobatan Apakah Untuk Kista Endometris Bisa Hamil ?
Berbagai hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat nilai 40-50% wanita dengan endometriosis yang sudah diberikan obat kesuburan dan bisa hamil dengan normal. Begitu pula dengan wanita yang menjalani proses metode bayi tabung. Metode tersebut juga bisa menjadi pilihan untuk Anda yang mengalami sulit hamil akibat endometriosis.
Atau Anda juga bisa juga dengan menjalani operasi untuk mengangkat endapan atau mengobati luka yang disebabkan karena jaringan endometrium. Pengobatan melalui cara ini berhasil membuat 30-80% wanita dengan endometriosis hamil. Namun, cara ini akan sangat tergantung dengan kondisi masing-masing individu.
Dalam beberapa kasus, operasi yang dilakukan malah justru mengurangi jumlah ovum Anda yang masih tersimpan. Untuk mengetahui yang mana pengobatan yang tepat untuk Anda, maka sebaiknya Anda untuk bicarakan hal ini pada dokter ahli ginekologi Anda.
Apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan peluang hamil?
Selain dengan melakukan pengobatan yang dianjurkan oleh tim medis, penting bagi Anda untuk menjalani pola hidup sehat. Dengan cara menerapkan pola hidup sehat, Anda bisa meningkatkan peluang kehamilan. Cara ini akan membantu menurunkan risiko peradangan pada organ reproduksi Anda serta membantu untuk mempersiapkan ‘rumah’ yang baik dan sehat untuk janin tumbuh.
Beberapa hal yang bisa Anda lakukan yaitu:
Menjaga berat badan agar tetap ideal.
Mengonsumsi makanan yang sehat dan tinggi dengan serat. Hindari makanan yang mengandung lemak, kalori, dan gula yang tinggi.
Melakukan olahraga secara rutin merupakan hal yang penting agar tubuh tetap bugar dan sehat.
Hindari kebiasaan yang buruk contohnya seperti mengonsumsi alkohol, merokok, serta begadang.

Baca juga
Obat Herbal Alami Endometriosis Ling Shen Yao kunjungi lingshenyao.id
Atau di market place shoope, toko pedia dan buka lapak
 
Loading...

Thread Terbaru

Top