Asal Usul Popok

mrsawada

New Member
Pada umumnya yang kita ketahui mengenai popok hari-hari ini adalah beberapa merek popok sekali pakai (disposable diaper) seperti Pampers atau merek-merek lainnya yang berbahan cukup lembut untuk melindungi kulit bayi tapi juga cukup kuat untuk menampung pee/ pup untuk jangka waktu yang panjang.

Namun, berapa banyak yang kita ketahui tentang sejarah/ asal usul popok? Apa yang kita ketahui tentang penggunaan popok 50 tahun atau bahkan 1 abad yang lalu? Mungkin tidak terlalu banyak. Artikel ini akan mencoba untuk memaparkan secara singkat asal muasal penggunaan popok.

ZAMAN KUNO
Orangtua dari bayi-bayi yang lahir pada zaman ini dituntut untuk kreatif dan menggunakan apa yang alam sediakan.
Ada yang menggunakan milkweed leaf wraps (sejenis daun), kulit binatang, atau bahan natural lainnya.
Di Eropa bayi-bayi dibedong dengan kain linen yang membungkus sekujur tubuh.



Milkweed Plant (salah satu genus dari tanaman perdu)

Orang Eskimo menggunakan popok yang dibuat dari kulit anjing laut yang dilapisi dengan lumut.
Ibu-ibu pribumi di Amerika menggunakan popok yang terbuat dari kulit kelinci yang dilapisi dengan rumput.
Di daerah yang beriklim tropis, mayoritas bayi dibiarkan telanjang dan para ibu berusaha mengantisipasi bila bayinya hendak pee/ pup.

TAHUN 1400
Inggris – Popok hanya diganti beberapa hari sekali. Bayangkan ruam popok yang terjadi pada bayi-bayi!

TAHUN 1800
Amerika – Popok kain yang basah jarang dicuci, tetapi hanya dijemur sampai kering, lalu dipakai kembali.

TAHUN 1887
Popok kain modern yang pertama dibuat dan diproduksi masal oleh seorang bernama Maria Allen.

Sebidang kain berbertuk persegi dari bahan linen atau katun flanel yang dilipat menjadi segitiga dan diposisikan dengan peniti.
Bahan linen atau katun flanel yang dilipat menjadi segitiga dan diposisikan dengan peniti

Pada periode ini juga kesadaran akan bahaya bakteri membuat para pengguna popok kain mulai merebus popok demi sanitasi

TAHUN 1940-AN
Amerika – Bertambahnya jumlah ibu bekerja pada zaman Perang Dunia ke-2 yang mengakibatkan mereka tidak punya waktu untuk mencuci popok-popok yang kotor dan kebutuhan akan popok yang bersih melahirkan “Diaper Service”.


Melipat 1,000 popok/ jam. General Diaper Service, 1989

TAHUN 1942
Popok sekali pakai yang pertama diciptakan oleh seorang bernama Hugo Drangel dari Pabrik kertas di Sweden (Paulistrom) dengan menggunakan jaringan selulosa yang dikisutkan.

TAHUN 1946
Seorang wanita bernama Marion Donovan menciptakan “Boater”, diaper cover yang tidak tembus air, yang dibuat dari popok kain konvensional yang dimasukkan ke dalam tirai plastik untuk mandi.

Dia dianugerahi empat paten yang berbeda, termasuk salah satunya untuk penggunaan kancing plastik


TAHUN 1949
Johnson and Johnson memperkenalkan popok sekali pakai yang pertama dipasarkan secara masal, diimpor dari Sweden, dengan merek “Chux”.



Chux “Disposable Diaper” pertama yang tersedia di pasaran.


TAHUN 1950
Popok prefold dengan beberapa lapisan ekstra di bagian tengah diciptakan oleh Mrs. Hellerman, pemilik “Diaper Service”, masih popular sampai hari ini.

Juga diciptakan popok berkancing pertama tanpa penggunaan peniti yang berbahaya.


TAHUN 1960 – 1980
Popok sekali pakai berkembang dengan cepat. Alih-alih digunakannya jaringan selulosa, bubur kertas mulai diperkenalkan. Kemudian serat selulosa kertas digunakan.
Persaingan ketat antara Pampers Vs. Huggies membuat harga popok sekali pakai semakin terjangkau dan inovasi demi inovasi dibuat termasuk dibuatnya popok dengan bentuk jam pasir untuk penampilan yang lebih ramping juga perekat yang direkatkan ulang serta pinggang yang elastis.

TAHUN 1984
Amerika – Sodium polyacrylate, polimer superabsorben diperkenalkan. Ini adalah inovasi yang revolusioner karena polimer ini melenyapkan ruam popok dan mengurangi tingkat kebocoran dari 10% menjadi 1%.
Hal ini juga membuat popok menjadi jauh lebih murah, mengurangi ongkos pengiriman karena kotak diisi dengan produk yang menjadi lebih kecil, dan jumlah yang lebih besar dapat muat dalam setiap trailer traktor.

TAHUN 1991-1995
Beberapa tahun terakhir telah membawa banyak kemajuan pada popok sekali pakai. Tetapi, pada awal tahun 1990, pengguna popok kain menyuarakan isu-isu lingkungan mengenai penggunaan popok sekali pakai. Popok kain kembali dengan kuat dan popular kembali.

AKHIR TAHUN 1990-AN DAN AWAL TAHUN 2000
Ditandai dengan banyak didirikannya pabrik besar yang memproduksi popok kain.
Perusahaan Motherease didirikan dan mulai menjual popok kain di seluruh Kanada dan Amerika Serikat.

Selanjutnya popok kain mengalami banyak inovasi yang terus menerus yang mempermudah para orangtua dan menjadi pilihan bagi yang peduli akan isu-isu lingkungan hidup seperti:

  • popok kain satu ukuran
  • perekat pinggang yang elastis.
  • Popok berkantung (pocket diaper)
 
Loading...

Thread Terbaru

Top