Buah-Buahan untuk Penderit Rematik

lingshenyao

New Member
051938900_1576665108-_Utama_-Xx-Makanan-yang-Bisa-Redakan-Sakit-Rematik-hutterstock_707320561.jpg
Buah-buahan adalah salah satu jenis makanan sehat yang diperlukan setiap orang untuk memenuhi kebutuhan nutrisi di dalam tubuh. Takhanya itu, bahkan buah-buahan pun kerap dijadikan bahan pengobatan tradisional, tak terkecuali untuk mengobati rematik. Lantas, apa saja buah yang berkhasiat untuk menyembuhkan rematik? Simak selengkapnya dalam ulasan berikut.

Reumatoid Artritis atau yang dikenal dengan penyakit rematik adalah salah satu jenis penyakit autoimun sistemik yang dapat menyebabkan terjadinya peradangan pada sendi. Bagian tubuh yang sering kali mengalami kondisi ini adalah tangan, pergelangan tangan, kaki, dan juga lutut. Meski demikian, penyakit ini dapat menyrang bagian tubuh lain, seperti paru-paru, pembuluh darah, serta kulit, meski kasusnya sangat jarang ditemukan.

Perlu Anda ketahui, bahwa seiring berjalannya waktu, rematik dapat menyebabkan terjadinya erosi tulang, menghancurkan jaringan persendian, hingga kerusakan total pada sendi. Pada akhirnya, kondisi ini turut mengenai berbagai macam organ tubuh lainnya, seperti otot, ligamen, dan tendon.

Penyakit rematik juga dapat membuat pengidapnya mengalami kesulitan menggunakan tangan dan kaki. Akibatnya, aktivitas sehari-hari yang melibatkan tangan dan kaki terhambat. Kondisi ini tentunya dapat memicu terjadinya penurunan kualitas hidup.

Dalam kebanyakan kasus, rematik lebih sering ditemukan pada orang dewasa, yakni dengan rentang usia antara 40 sampai 60 tahun. Sementara itu, kasus rematik jarang ditemukan pada anak-anak. Selain itu, wanita juga memiliki risiko lebih tinggi mengalami rematik dibandingkan dengan pria.

Rematik dapat memengaruhi bagian sendi mana pun pada tubuh. Perlu Anda ketahui bahwa rematik terdiri lebih dari 100 jenis, namun berikut adalah beberapa jenis rematik yang paling umum terjadi, di antaranya adalah :
  • Osteoartritis
Osteoartritis adalah masalah persendian yang dapat menimbulkan rasa sakit dan terbatasnya pergerakan sendi. Bahkan, seiring berjalannya waktu, kondisi ini dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada tulang rawan. Selain itu, osteoartritis juga dapat menjangkit berbagai macam persendiran, namun yang paling sering mengalami kondisi ini adalah di bagian jari, kaki, pinggang, leher, pinggul, dan lutut.

Faktor usia adalah salah satu faktor paling umum yang menyebabkan terjadinya osteoartritis. Sementara itu, gejala osteoartritis yang memengaruhimasalah persendian di antaranya adalah :
  • Sendi yang terasa sakit terutama saat berjalan.
  • Sendian menjadi tidak stabil, membengkak, dan terasa kaku.
  • Bagian sendi yang terdampak akan terasa hangat ketika disentuh.
Selain gejala di atas, osteoarthritis juga dapat menyebabkan otot-otot melemah dan dapat berdampak pada kehidupan sehari-hari, seperti kesulitan untuk menggenggam sesuatu, memakai pakaian, atau bahkan membungkuk
  • Ankylosing spondylitis
Ankylosing spondylitis adalah peradangan kronis yang menjangkit tulang belakang serta bagian tubuh lainnya. Kondisi ini lebih umumnya dialami oleh remaja pria hingga usia 30 tahun.

Ada beberapa bagian tubuh yang paling sering terserang ankylosing spondylitis, di antaranya adalah persendian bahu, tulang rawan, antara tulang rusuk dan tulang dada, ruas tulang belakang, persendian antara tulang panggul dan pangkal tulang belakang, serta ligamen dan tendon pada persendian tulang belakang dan belakang tumit.
  • Lupus
Lupus juga merupakan masalah kesehatan yang berkaitan dengan kondisi kekebalan tubuh manusia. Dalam dunia medis kondisi ini dikenal dengan istilah systemic lupus erythematosus atau disingkat SLE. Penyebab terjadinya lupus sendiri hingga saat ini belum diketahu secara pasti. Beberapa gejala lupus yang umum terjadi antara lain adalah rambut yang mengalami kerontokan, kejang, stroke, letih, sensitif terhadap cahaya, hingga persendian yang terasa kaku dan nyeri.

Sebenarnya, gejala lupus yang dialami penderita pun dapat berbeda-beda dan tidak menentu. Hal inilah yang membuat penyakiy ini sulit untuk didiagnosis. Meski begitu, ada beberapa tes darah yang dapat dilakukan untk membantu mendiagnosis lupus, seperti tes antibodi antinuclear, tes laju endap darah, dan tes pemeriksaan darah lengkap.
  • Sindrom Sjogren
Sindrom Sjogren merupakan penyakit yang terjadi akibat sistem kekebalan tubuh keliru dan menyerang jaringan sehat yang menyebabkan terjadinya peradangan. Kondisi ini lebih banyak ditemukan pada wanita dibandingkan pria, namun penyebab pasti terjadinya sindrom sjogren sendiri masih belum diketahui. Penyakit ini bisa muncul sendiri maupun bersamaan dengan penyakit sistem kekebalan tubuh lainnya, seperti lupus dan rheumatoid arthritis.

Penanganan Rematik dengan Obat-Obatan

Jika rematik yang Anda alami kambuh dan menimbulkan gejala yang mengganggu, maka Anda dapat mengatasinya dengan obat-obatan, berikut ini adalah berbagai jenis obat-obatan yang biasa digunakan untuk mengatasi rematik :

- Obat Anti-radang nonsteroid, adalah obat yang biasa digunakan untuk meredakan gejala rematik, seperti sendi yang bengkak, kaku dan nyeri. Namun perlu Anda ketahui, obat ini dapat menimbulkan efek samping seperti sakit perut. Selain itu, bagi Anda yang memiliki masalah dengan jantung dan ginjal, lebih baik Anda meminta pendapat dokter terlebih dahulu.

- Obat Kortikosteroid, obat ini juga biasa digunakan untuk mengatasi gejala rematik. Namun, jika dikonsumsi dengan dosis tinggi dapat meningkatkan risiko osteoporosis. Maka dari itu, konsumsilah obat ini dengan dosis yang lebih rendah atau akan lebih baik jika sesuai dengan anjuran dokter.

- Obat Anti-rematik modifikasi penyakit, adalah obat yang biasa digunakan untuk mengobati rematik dalam jangka panjang. Obat ini juga berfungsi untuk meredakan gejala rematik dan mencegah kerusakan permanen pada sendi. Bagi Anda yang memiliki masalah pada organ paru-paru dan ginjal lebih baik berhati-hati dalam mengonsumsi obat ini.

Buah-Buahan untuk Penderita Rematik

Berikut ini adalah beberapa macam buah-buahan yang baik dikonsumsi oleh pengidap rematik :

1. Anggur

Anggur adalah salah satu jenis buah-buahan yang kaya akan nutrisi, tinggi antioksidan, dan memiliki efek anti-inflamasi. Tak hanya itu, anggur juga dilengkapi dengan berbagai macm senyawa seperti proanthocyanidin, yang terbukti bermanfaat dalam mengobati peradangan pada sendi. Oleh sebab itu, anggur dapat membantu meredakan gejala nyeri pada pengidap rematik.

2. Buah beri

Buah beri, yakni stroberi, bluberi, blackberi dan rasberi juga baik dikonsumsi untuk mengatasi nyeri sendi akibat rematik.

3. Alpukat

Mengonsumsi alpukat matang secara teratur juga dapat membantu mengobati rematik yang Anda derita. Hal ini disebabkan karen, lemak yang terkandung di dalam buah alpukat mampu memberikan lubrikasi secara alami pada sendi tulang seperti siku, leher, pergelangan tangan, lutut, pinggul, serta pergelangan kaki.

4. Apel

Minum jus apel fermentasi secara rutin (sua kali sehari) juga dapat membantu penyembuhan penyakit radang sendi.

5. Jeruk

Jeruk merupakan buah dengan kandungan vitamin C tinggi. Kandungan vitamin C tersebut diperlukan untuk sintesis kologen, yang mana dapat membantu membangun dan memperbaiki pembuluh darah, tendo, ligamen, dan tulang.

Demikian yang dapat kami sampaikan mengenai rematik dan buah-buahan yang baik dikonsumsi penderita rematik. Semoga apa yang kami sampaikan bermangaat bagi Anda semua.


Baca Juga : Mitos Rematik yang Perlu Diketahui Kebenarannya

https://rheumapas.com/obat-cina-rematik/
 
Loading...

Thread Terbaru

Top