Ciri-Ciri Rematik dan Cara Mengatasinya Secara Alami

lingshenyao

New Member
Rematik merupakan suatu penyakit yang mengakibatkan rasa nyeri karena radang dan disertai dengan rasa kaku dan bengkak pada bagian sendi seseorang. Gangguan autoimun sendiri merupakan penyebab utama dari rematik ini. Kemampuan dari penderitanya dapat dipengaruhi oleh rematik dalam melakukan aktivitas sehari-hari seperti memakai baju, membawa barang, membuka botol bahkan menulis. Rematik juga merupakan penyakit peradangan yang menyerang daerah pinggul, lutut, dan juga kaki yang mengakibatkan penderitanya sulit berjalan dan memiliki postur tubuh bungkuk.
Sendi kompleks yang tersusun berdasarkan dari 8 kombinasi tulang kecil dari tulang lengan bagian bawah dan tangan disebut dengan pergelangan tangan. Ligamen adalah sebutan untuk jaringan yang menyatukan satu tulang dengan yang lainnya, dan tendon adalah sebutan untuk pelekat tulang dan otot. Jika salah satu bagian tersebut mengalami cidera, maka nyeri pada pergelangan tangan pun bisa terjadi.

Nyeri pada pergelangan tangan bisa dialami oleh siapapun. Kondisi ini akan lebih berisiko saat seseorang melakukan aktivitas fisik dengan menggunakan tangan secara terus menerut seperti memotong/mengetik, memiliki penyakit tertentu seperti obesitar, diabetes, asam urat, artritis, atau dalam kondisi sedang mengandung.

Menumpuknya kadar pada sendi juga bisa menjadi alasan kenapa rematik bisa muncul pada pergelangan tangan. Kristal yang terbentuk dari asam urat menusuk ke bagian sendi dan terjadilah penyakit rematik.

Ciri-Ciri Rematik
Rematik sendiri memiliki beberapa gejala yang paling jelas seperti contohnya rasa sakit pada bagian sendi yang sering memburuk pada saat bangun tidur, pagi hari, atau saat duduk dalam waktu yang terlalu lama. Saat disentuh, sendi akan terasa bengkak dan hangat serta memiliki warna yang memerah. Umumnya rematik sendiri bisa ditandakan dengan gejala fisik seperti mata yang perih dan gatal, badan lesu dan lemas, tidak memiliki nafsu makan dan kurang bertenaga serta kadang disertai dengan demam.

Beberapa kemungkinan tentang adanya tanda-tanda gejala rematik yang tidak tersebutkan diatas masih ada. Namun tentu jika anda telah mengalami beberapa gejala yang kami sebutkan tadi maka anda bisa menghubungi dokter spesialis.

Faktor-Faktor Risiko
Rematik sendiri memiliki beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko terkena penyakit ini seperti dibawah ini:

  • Jenis Kelamin. Risiko para wanita untuk terkena rematik lebih tinggi sekitar 2-3 kali dibandingkan dengan pria.
  • Usia. Rematik sendiri memang bisa menyerang pada usia berapapun namun lebih sering terjadi pada orang yang memiliki usia mulai dari 40 – 60 tahun.
  • Riwayat Keluarga. Sama halnya dengan banyak penyakit, faktor genetik juga bisa menjadi pemicu utama dari seseorang terkena rematik dan tentunya pola hidup yang sehat merupakan cara terbaik anda untuk mencegahnya.
Selain itu, apa saja kira-kira penyebab dari rematik sendiri ?

Penyakit yang memunculkan rasa sakit karena otot atau sendi mengalami peradangan dan pembengkakan disebut dengan Rematik. Ada beberapa jenis rematik namun yang paling umum terjadi adalah reumatoid artritis yang merupakan penyakit rematik yang menyerang wanita usia produktif atau orang-orang muda.

Jaringan-jaringan sendi diserang oleh kekebalan tubuh yang keliru, itulah Reumatoid artritis. Peradangan berpotensi terjadi pada sendi-sendi yang terserang. Gejala awal yang diberikan biasanya kaku sendi dan nyeri sendi pada pagi hari saat bangun tidur. Kadang kondisi ini bisa diikuti dengan pembengkakan. Banyak orang yang mengatakan bahwa mereka tidak bisa melakukan aktivitas sehari-hari secara produktif karena nyeri sendiri yang sangat berat, Sendi-sendi kecil biasanya yang terserang pada bagian jari-jari tangan dan kaki, lutut, dan sisi kiri tubuh baik kanan maupun kiri contohnya pergelangan tangan.

1. Jenis kelamin
Rematik berjenis ini lebih banyak dialami oleh wanita dibanding dengan pria. Hormon estrogen pada wanitalah yang menjadi penyebabnya. Hormon berjenis estrogen ini menimbulkan imun yang tak baik. Imun yang tugas semestinya melindungi tubuh malah menyerang tubuh dan sendi sehingga menyebabkan rasa nyeri.

2. Genetika
Faktor keturunan adalah penyebab terjadinya rematik selanjutnya. Jika ada anggota keluargamu yang memiliki penyakit reumatoid artritis maka bisa jadi resiko terjadinya penyakit rematik meningkat.

3. Obesitas
Berat badan berlebih atau obesitas bisa saja menjadi alasan seseorang terkena rematik dan berbagai macam penyakit lainnya. Berat badan yang berlebih memaksa sendi pada lutut dan pinggul untuk bekerja secara berlebih dan mengambil tekanan yang lebih besar harus ditahan sehingga menyebabkan nyeri.

4. Lingkungan
Reumatoid artritis bisa terjadi karena faktor lingkungan yang memicu infeksi virus dan bakteri pada individu yang mempunyai daya tahan tubuh lemah. Sistem kekebalan tubuh pun akan salah arah dan menyerang tubuh sendiri termasuk pada bagian sendi.

5. Merokok
Merokok bisa meningkatkan resiko dari penyakit reumatoid artritis.

Salah satu jenis tanaman yang sering dijadikan lalapan untuk mendampingi makan di Indonesia adalah daun singkong. Apakah anda tahu bahwa daun singkong selain bisa dijadikan bahan untuk lalapan makanan. Daun singkong juga bisa dijadikan sebagai bahan pengobatan yang mempunyai manfaat dalam menyembuhkan banyak jenis penyakit salah satunya penyakit rematik.

Kandungan yang ada dalam daun singkong adalah alasan pentingnya. Dimana kandungannya mempunyai peran dalam menghilangkan rasa sakit karena ada persendian yang sedang mengalami peradangan dan pembekakan. Contohnya seperti kandungan asam amino yang bisa digunakan untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan tulang serta meredakan demam tinggi.

Sangatlah bermanfaat untuk para penderita rematik dengan kehadiran daun singkong. Banyak orang yang tidak bisa mengenali atau membedakan tumbuhan ini dalan memiliki manfaat yang berguna untuk menyembuhkan sekaligus mengobati penyakit berbahaya seperti rematik.

Cara Mengobati
rheumatoid arthritis dalam bahasa inggrisnya atau yang biasa kita sebut sebagai penyakit rematik diakibatkan karena peradangan yang sewaktu-waktu menimbulkan rasa kaku, nyeri, dan pembengkakan pada bagian organ persendian. Salah satu gangguan yang disebut dengan autoimun adalah alasan dari munculnya penyakit rematik.

Daun singkong kamu rekomendasikan sebagai obat dari rematik. Dikarenakan daun singkong sendiri adalah obat tradisional yang bisa menyembuhkan penyakit-penyakit seperti rematik. Kandungan-kandungan seperti tannin, enzim, kalsium, glikosida, perosidase yang dikandung singkong membuatnya cukup murah untuk mengolahnya agar bisa dijadikan obat untuk penyakit rematik.

Haluskan lima lembar daun singkong untuk cara pertama membuat obat rematik dari daun singkong kemudian tambahkan kapur sirih beserta dengan 15 gr jahe merah untuk membuat daya sembuh dan khasiatnya lebih tinggi lagi. Jika sudah selesai maka tempelkan daun singkong tersebut pada bagian sendi yang sakit karena rematik.
 
Loading...

Thread Terbaru

Post Terbaru

Top