Densus 88 Tangkap 9 Teroris Yang Akan Beraksi Saat Pengumuman Pilpres 2019

Discussion in 'Berita dan Informasi' started by politik, May 17, 2019.

  1. politik

    politik New Member

    Joined:
    Jan 20, 2018
    Messages:
    212
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Total sembilan tersangka teroris ditangkap oleh Densus 88, di mana mereka diduga berencana meledakkan bom selama protes jalanan yang diperkirakan akan dilaksanakan setelah pengumuman hasil Pilpres 2019 oleh KPU pada 22 Mei mendatang. Jemaah Anshorut Daulah (JAD) adalah jaringan militan lokal yang berafiliasi dengan ISIS dan telah terlibat dalam berbagai serangan di Indonesia dalam dua tahun terakhir.

    Oleh: Niniek Karmini (AP)

    Kepolisian Indonesia menangkap sembilan tersangka teroris, menyusul informasi tentang kemungkinan serangan selama pengumuman hasil Pilpres 2019 minggu depan, kata kepolisian pada Kamis (16/5).

    Pasukan kontraterorisme Densus 88 menangkap tersangka instruktur militan Joko Supriono di kota Madiun, Jawa Timur pada Selasa (14/5), dan delapan lainnya ditangkap secara terpisah di provinsi Jawa Tengah, kata juru bicara Polri Dedi Prasetyo.

    Dia mengatakan bahwa tujuh tersangka diduga bergabung dengan kelompok ekstremis di Suriah sebelum kembali tahun ini, dan Supriono diyakini terkait dengan Jemaah Anshorut Daulah (JAD)—jaringan militan lokal yang berafiliasi dengan ISIS.

    Para tersangka dibawa ke Jakarta untuk penyelidikan lebih lanjut, kata Dedi Prasetyo.

    JAD yang terdiri dari hampir 24 organisasi ekstremis, telah terlibat dalam berbagai serangan di Indonesia dalam dua tahun terakhir, dan ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh Amerika Serikat (AS) pada tahun 2017.

    Pekan lalu, Densus 88 menggagalkan dugaan rencana oleh anggota JAD untuk meledakkan bom selama protes jalanan yang diperkirakan akan dilaksanakan setelah pengumuman hasil Pilpres 2019 oleh KPU pada 22 Mei mendatang, kata polisi.

    Baca Artikel Selengkapnya di sini
     


Loading...

Loading...

Share This Page