Di Balik Konflik Gaza: Hubungan Netanyahu Dan Hamas, Benci Tapi Butuh

Discussion in 'Berita dan Informasi' started by politik, May 13, 2019 at 1:49 PM.

  1. politik

    politik New Member

    Joined:
    Jan 20, 2018
    Messages:
    186
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Bagi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, milisi Hamas bisa dibilang adalah polis asuransi untuk Solusi Dua Negara yang tak diinginkannya. Walaupun pertempuran dan konflik Gaza terus berlangsung, hubungan Netanyahu-Hamas bisa dibilang saling menguntungkan, karena mereka menginginkan hal yang sama walau bertentangan. Bagi Israel dan Hamas, keduanya adalah mitra yang lebih bisa diandalkan dibanding Otoritas Palestina.

    Oleh: David M. Halbfinger (The New York Times)

    Puluhan orang tewas, rumah dan gedung bisnis hancur dalam pertempuran akhir pekan antara Israel dan Gaza, tetapi pada hari Senin (6/5), para pemimpin di kedua belah pihak menyatakan puas dengan hasilnya. Siklus berulang antara kekerasan dan gencatan senjata dalam konflik Gaza yang terus mendekati perang total mungkin tampak seperti kehancuran sia-sia bagi dunia luar. Tetapi analis mengatakan itu cukup memenuhi kepentingan dua antagonis utama ini.

    Di konflik Israel Gaza ini, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerangi Hamas, kelompok militan yang mengendalikan Gaza, sementara memperkuat argumennya bahwa Palestina tidak siap untuk perdamaian dan bahwa solusi dua negara tidak mungkin terwujud.

    Hamas, yang mencari dan tampaknya menerima jaminan baru untuk melonggarkan blokade Israel di Gaza, akan menunjukkan kepada warga Gaza yang skeptis dan miskin bahwa strategi perlawanan bersenjatanya berhasil.

    Hasilnya adalah sejenis simbiosis yang aneh.

    Hubungan antara Hamas dan Israel pastilah bermusuhan: selalu bergelombang, sering kali mematikan dan penuh risiko, dan bisa berubah menjadi konflik yang berkepanjangan, baik dari roket-roket yang membunuh terlalu banyak orang tak berdosa atau pergeseran dalam kalkulasi politik di kedua sisi.

    Baca Artikel Selengkapnya di sini
     


Loading...

Loading...

Share This Page