Mengenal Kanker Darah dan Pengobatannya

lingshenyao

New Member
Kanker_darah.jpg
Kanker darah merupakan suatu kondisi di mana sel darah yang ada di dalam tubuh menjadi abnormal dan tumbuh secara tidak terkendali. Dalam sebagian besar kasus, kondisi ini berawal dari sumsum tulang, yang mana merupakan tempat sel darah diproduksi. Lantas bagaimana cara mengobati kanker darah? Simak ulasan di bawah ini.

Sebelum membahas lebih jauh mengenai cara mengobai kanker darah, perlu Anda ketahui bahwa darah terdiri dari beberapa komponen dengan fungsi yang berbeda-beda, yaitu :
  • Sel darah merah, yakni komponen darah yang berfungsi mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.
  • Sel darah putih, yakni komponen darah yang berfungsi membentuk antibodi dan melawan infeksi.
  • Sel keping darah (trombosit), yakni komponen darah yang berperan dalam pembekuan darah.
  • Plasma darah, yakni komponen darah yang berfungsi membawa sel-sel darah beserta protein dan nutrisi ke seluruh tubuh, serta membuang limbah sisa metabolisme di dalam tubuh.
Sementara itu, kanker darah dapat mengakibatkan jumlah dari komponen darah di atas berada di bawah normal atau justru berlebihan, sehingga menyebabkan fungsi organ tubuh yang lain terganggu.

Selain itu, perlu Anda ketahui bahwa kanker darah berbeda dengan kebanyakan jenis kanker lainnya. Pasalnyam sebagian besar kanker darah tidak membentuk benjolan padat (tumor). Selain itu, kanker darah juga tidak menimbulkan gejala spesifik dan menyerupai gejala penyakit lain.

Kanker darah juga termasuk sebagai jenis kanker yang penanganannya sangat rumit. Oleh sebab itu, ada baiknya jika Anda melakukan upaya pencegahan atau antisipasi terhadap kanker darah.

Gejala Kanker Darah

Seperti yang telah disampaikan sebelumnya, bahwa gejala kanker darah cenderung sulit untuk dikenali, karena mirip dengan gejala penyakit lain, seperti flu. Namun, gejala yang timbul pada dasarnya tergantung dengan jenis kanker darah yang diderita. Secara umum, gejala kanker darah adalah :
  • Mual dan muntah.
  • Demam dan menggigil.
  • Susah buang air besar (sembelit).
  • Sakit kepala.
  • Sakit tenggorokan.
  • Sesak napas.
  • Sering mengalami infeksi.
  • Tubuh lebih mudah lelah.
  • Berkeringat di malam hari.
  • Penurunan berat badan secara drastis.
  • Muncul bintik atau ruam merah pada kulit.
  • Terjadinya pembengkakan kelenjar getah bening di bagian leher, ketiak, atau selangkangan.
  • Mudah memar dan mengalami pendarahan, seperti mimisan
  • Nyeri pada sendi dan tulang.
Penyebab Kanker darah

Penyebab kanker darah sendiri dapat disesuaikan berdasarkan jenisnya. Berdasarkan jenis sel darah dan letak munculnya kanker, kanker darah dibagi menjadi tiga bagian, di antaranya adalah :

1. Leukemia

Leukemia merupakan jenis kanker darah yang terjadi akibat sel-seldi sumsum tulang tidak berkembang dengan sebagaimana mestinya. Dalam kondisi normal, sel darah putih akan mati, namun sel leukemia akan terus hidup, akan tetapi tidak membantu tubuh melawan infeksi. Sel leukemia justru malah menekan perkembangan sel darah lain.

Jika jumlahnya kian bertambah, maka sel-sel leukemia ini akan masuk ke aliran darah dan menyebar ke organ tubuh lainnya. Sel-sel tersebut dapat menghalangi sel-sel normal di dalam tubuh untuk menjalankan fungsinya secara normal.

2. Limfoma

Limfoma merupakan jenis kanker darah yang menyerang limfosit, yakni sel darah putih yang berfungsi melawan infeksi dan membuang sisa-sisa metabolisme dari dalam tubuh. Limfosit terdapat di hampir semua bagian tubuh, terutama sumsum tulang,kelenjar getah bening, limpa, kelenjar timus, sehingga lebih rentan mengalami infeksi.

Dalam kasusu limfoma, limfosit mengalami perubahan dan tumbuh secara tak terkendali. Apabila limfosit terserang kanker, maka sistem kekebalan tubuh akan menurun, sehingga tubuh pengidapnya lebih rentan mengalami infeksi.

3. Multiple myeloma

Multiple myeloma merupakan jenis kanker darah yang menyerang plasmosit, yaitu bagian dari sel darah putih yang berfungsi untuk memproduksi antibodi guna mengatasi infeksi. Jika produksi antibodi tersebut terganggu, maka pengidapnya akan rentan mengalami infeksi.

Penyebab terjadinya multiple myeloma adalah, ketika sel plasma yang tidak normal muncul di sumsum tulang dan berkembang dengan cepat. Sel-sel abnormal tersebut terus memproduksi antibodi yang menyebabkan kerusakan pada organ tubuh, sepertu ginjal dan tulang.

Pengobatan Kanker Darah

Setelah pasien didiagnosis menderita kanker darah, maka dokter akan berdiskusi dengan pasien mengenai langkah pengobatan yang perlu ditempuh. Metode pengobatan yang akan dipilih disesuaikan dengan jenis kanker, usia pasien, serta kondisi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Berikut ini adalah beberapa metode pengobatan yang tersedia untuk menangani kanker darah, yaitu :
  • Kemoterapi, yaitu metode pengobatan kanker dengan cara memberikan obat-obatan untuk membunuh sel kanker. Jenis obat ini dapat diberikan dalam bentuk obat yang diminum maupun melalui suntikan.
  • Radioterapi, yaitu metode pengobatan kanker yang memanfaatkan sinar radiasi khusus untuk menghancurkan sel-sel kanker, serta menghambat perkembangannya.
  • Transplantasi sumsum tulang, yakni metode pengobatan kanker darah dengan mengganti sumsum tulang yang sudah rusak dengan sumsum tulang yang sehat.
Komplikasi Kanker Darah

Jika tidak segera ditangani, kanker darah juga dapat menyebabkan terjadinya komplikasi yang serius. Beberapa komplikasi tersebut antara lain adalah :
  • Tubuh sering mengalami infeksi akibat kurangnya sel darah putih.
  • Pendarahan yang berbahaya dan dapat mengancam nyawa, terutama jika terjadi di otak, usus, lambung, dan paru-paru.
  • Gangguan pada tulang.
  • Penurunan funsi ginjal atau gagal ginjal.
Pencegahan Kanker Darah

Melihat betapa rumitnya pengobatan kanker darah dan bahaya komplikasi yang ditimbulkan akibat penyakit ini, maka ada baiknya jika Anda melakukan pencegahan terhadap kanker darah sejak dini. Berikut ini beberapa cara yang dapat Anda lakukan guna mencegah datangnya kanker darah, berdasarkan jenis kanker darah yang dialami :

Cara mencegah kanker darah leukemia
  • Hentikan kebiasaan merokok, sebab merokok dapat memicu terjadinya kanker darah.
  • Menjaga berat badan agar tetap ideal juga merupakan hal yang dapat menjauhkan tubuh Anda dari bahaya kanker darah ini.
  • Konsumsi makanan bergizi seimbang.
  • Hindari paparan bahan kimia berbahaya, seperti benzena, radon, dan formaldehida, terutama dari anak-anak. Bahan-bahan yang ada di lingkungan sekitar, seperti semir sepatu, pembasmi serangga, pembersih kayu, asap kendaraan, pestisida, dan bensin tanpa timbal juga harus dibatasi paparannya.
  • Membatasi paparan radiasi, seperti yang berasal dari CT-scan, sinar-X, dan alat-alat sejenisnya.
Cara mencegah kanker darah limfoma

Sebenarnya, belum ada cara pasti yang dapat diupayakan untuk mencegah terjadinya kanker darah limfoma. Namun, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan guna menurunkan risikonya, seperti :
  • Menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh.
  • Tidak melakukan hubungan 's3kzual' yang berisiko, seperti tidak menggunakan pengaman ataupun dengan bergonta-ganti pasangan.
  • Menjaga tubuh dari paparan infeksi virus, sebab risiko limfoma lebih tinggi pada orang-orang yang terserang HIV, H. pylori, dan virus Epstein-Barr.
  • Menghindari penggunaan narkoba, terutama narkoba suntik.
  • Menghindari paparan radiasi dan senyawa kimia yang tidak diperlukan.
  • Menjaga berat badan agar tidak obesitas (kegemukan).
  • Atasi segera jika tubuh mengalami infeksi.
Cara mencegah kanker darah myeloma
  • Menjaga dan meningkatkan daya tahan tubuh.
  • Menjaga berat badan ideal agar tidak obesitas (kegemukan).
  • Menghindari paparan radiasi dan senyawa kimia yang tidak diperlukan.
  • Hindari konsumsi alkohol dan makanan instan.
  • Perbanyak konsumsi buah-buahan dan sayuran.
Baca Juga : Bisa Sembuh Dari Kanker TANPA OPERASI


https://lingshenyao.id/beli-obat-online/
 
Loading...

Thread Terbaru

Top