New Normal, Cara Hidup Sehat Dengan Kebiasaan Baru Yang Lebih Baik

techwira

New Member
Tingginya kasus positif terinfeksi virus corona semakin memjahe buat masyarakat Indonesia gelisah. Pemerintah pun mulai melakukan berbagai cara untuk meredam kegelisahan warganya. Misalnya dengan mengimbau pekerja untuk WFH, lalu menghentikan aktivitas yang tidak terlalu penting agar di rumah saja, social distancing, dan sebagainya.


Namun, cara-cara tersebut tidak akan berjalan jika warganya pun enggan bekerja sama dengan pemerintah. Saat ini masih banyak masyarakat Indonesia yang berkeliaran di luar rumah dengan berbagai alasan. Misalnya masih yakin bahwa corona tidak berbahaya atau ada juga yang terpaksa keluar untuk mencari uang demi memenuhi kebutuhan hidup.

New Normal : Antisipasi Pemerintah dalam Penanganan Covid-19
Setelah dikeluarkannya berbagai cara untuk penanganan corona, muncul opini pro dan kontra pada warga. Sebagian warga berpendapat jika hanya di rumah saja tidak dapat menghasilkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.

Hal tersebut membuat pemerintah mengambil langkah untuk pembagian sembako di setiap kota terutama Jakarta. Pemerintah juga melonggarkan untuk tidak sepenuhnya menutup akses warga yang mencari uang. Pemerintah hanya membatasi waktu operasional dan pembatasan jumlah orang yang berkerumun.

Bantu Pemerintah Memutus Penyebaran Covid-19
Nah, karena pemerintah sudah memberi kelonggaran ayo ikut serta dalam menjalankan instruksi ini yah. Jika kita saling bekerjasama dengan pemerintah, akan lebih mempermudah untuk menyelesaikan wabah Covid-19 ini. Langkah apa saja yang bisa kamu lakukan untuk mendukung arahan pemerintah?

#dirumahaja

Hashtag #dirumahaja sempat berseliweran semenjak merebaknya wabah Covid-19. Gerakan ini sangat diharapkan pemerintah agar warga dapat bekerjasama untuk tetap di rumah saja. Arahan tersebut sepintas sederhana. Namun, tahukah kamu? Dengan mengikuti aturan di rumah saja ternyata juga mampu menekan pertumbuhan penyebaran virus corona.

Ada Gejala, 10 Pelaku Perjalanan di Sragen Naik Status Jadi ODP Corona
Hal ini berlaku untuk yang sakit dan tidak sakit. Bagi yang sakit warga diharuskan melakukan karantina sendiri terlebih dahulu tanpa berinteraksi dengan orang banyak. Sedangkan orang yang tidak sakit bertujuan menjaga dirinya tidak terkena virus dari ODP (Orang dalam Pengawasan) atau PDP (Pasien dalam Pengawasan).

Work From Home (WFH)
WFH atau Work From Home adalah salah satu gerakan yang diusung oleh pemerintah saat ini. Istilah WFH meluas semenjak meluasnya wabah virus corona atau Covid-19. Pemerintah mengimbau bahkan mewajibkan para pekerja untuk beraktivitas dari rumah. Tujuannya bukan lain untuk memutus penyebaran virus corona.

Seperti yang kita tahu Covid-19 dikabarkan sangat mudah menyebar di dalam kerumununan jika salah satu orang sudah ada yang terinfeksi. Dengan kasus tersebut pemerintah tidak ingin mengambil risiko terlalu jauh. Oleh karena itu, langkah WFH ini dicetuskan melalui surat edaran untuk seluruh karyawan.

Social Distancing
Social distancing atau jaga jarak ini tidak hanya dilakukan di luar ruangan lho. Bahkan di dalam satu ruangan atau satu tempat seperti rumah juga dianjurkan melakukan social distancing. Social distancing diharuskan untuk menjaga jarak sekitar 1 meter. Ukuran jarak tersebut dikatakan sesuai perhitungan yang tepat jika ingin berinteraksi satu sama lain.

Bagaimana Cara Melakukan Social Distancing yang Benar?
Social distancing wajib dilakukan jika warga terpaksa keluar rumah. Tentunya juga didukung dengan penggunaan masker dan sarung tangan jika dibutuhkan. Social distancing juga diberlakukan di kendaraan pribadi dan umum. Pemerintah memberlakukan pembatasan jumlah orang yang diperbolehkan untuk naik kendaraan. Misalnya untuk sepeda motor dilarang berboncengan atau bus yang memberlakukan dua tempat duduk jadi satu orang.


PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar)
Semenjak kasus positif corona mencapai lebih dari 3.000 orang pemerintah akhirnya mengeluarkan kebijakan baru, yaitu Pembatasan Sosial Berskala Besar. Kebijakan ini hampir mencakup beberapa instruksi lainnya yang di atas. Namun, kali ini disertai dengan sanksi atau denda bagi orang-orang yang melanggar.

Salah satu pelanggaran adalah perusahaan, individu, atau kerumunan yang masih berjalan akan dikenakan denda sebesar Rp100jt atau penjaran 1 tahun. Waduh, tidak main-main bukan? Kebijakan baru ini diharapkan memberikan efek jera warga Indonesia agar tidak menganggap enteng virus corona ini.

Selain itu, pihak berwajib seperti kepolisian juga memiliki surat tilang baru khusus untuk warga atau pengguna jalan yang melanggar. Dalam kasus ini surang tilang yang dimaksud tidak memenuhi kriteria seperti, tidak menggunakan masker dan sarung tangan, berboncengan atau penumpang melebihi kapasitas yang ditentukan, suhu tubuh tidak normal, dan melebih batas jam operasional yang berlaku.

Jika kita bisa diajak kerja sama untuk di rumah saja tentu dapat mempercepat selesainya penyebaran virus Covid-19. Meskipun di rumah saja, pemerintah juga menyarankan agar warga tidak malas-malasan dan panik mengikuti perkembangan virus.

Tetap Sehat Walau #dirumahaja
Meskipun di rumah saja, kita dianjurkan pemerintah tetap hidup sehat dan tidak panik dalam mengikuti informasi perkembangan kasus Covid-19. Istirahat perlu, tapi tidak mengartikan kamu harus rebahan terus-menerus hingga malas untuk beraktivitas yah. Kamu juga perlu hidup sehat walau di rumah saja agar sistem imun tidak turun.

Olahraga
Manfaatkan berbagai spot di rumahmu untuk berolahraga. Tidak harus keluar rumah di dalam rumah pun melakukan olahraga ringan tidak masalah. Biarkan tubuhmu berkeringat agar lebih rileks dan sehat. Namun, akan lebih bagus lagi jika kamu sekalian berjemur di bawah sinar matahari.

Berjemur yang baik hingga mengenai permukaan kulit. Tidak perlu lama-lama cukup 15-20 menit cukup untuk membuat tubuh berkeringat dan lebih sehat. Jangan malas yah, lakukan setiap hari tepatnya pada pagi hari.

Konsumsi makanan sehat
Bagi kamu yang suka makanan junkfood ayo kurangi dulu. Fokuskan pada makan-makanan sehat seperti konsumsi buah-buahan dan sayur-sayuran. Jika perlu penuhi dengan kebutuhan 4 sehat 5 sempurna. Selain itu, makanlah tepat waktu jangan ditunda-tunda. Beberapa makanan sehat yang bisa kamu konsumsi adalah sayur bayam dan buah sitrus.

makanan sehat

Bayam mengandung vitamin yang dilengkapi antioksidan dan beta karoten. Kandungan tersebut membantu tubuh untuk melawan infeksi sistem kekebalan tubuh melawan virus jahat. Bayam memiliki kandungan vitamin A, C, B kompleks, E, dan K. Mengonsumsi bayam secara teratur dapat meningkatkan sistem imun.

Lalu buah sitrus adalah salah satu jenis buah yang kaya akan vitamin C. Jenis buah ini mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan produksi sel darah putih yang bertugas melawan bibit penyakit. Buat sitrus terdiri dari berbagai jenis jeruk, seperti jeruk nipis, lemon, dan sebagainya. Selain itu kamu juga bisa konsumsi anggur.

Banyak minum air putih
Anggapan ini juga terdengar ringan tetapi penting untuk diterapkan di pola hidup yang sehat. Anjuran untuk megonsumsi air putih secara sering agar mulut dan tenggorokan kita tidak kering. Virus corona rentan menempel pada mulut dan tenggorokan yang kering. Untuk itu, kita perlu mengonsumsi banyak air putih.

Tujuannya agar segala virus yang menempel dapat turun melalui sistem pencernaan dan dihancurkan oleh asam pada lambung. Asam pada lambung akan bekerja membunuh segala jenis bakteri dan virus. Lalu akan dibuang melalui saluran anus.

Konsumsi air jahe
Dari awal beredarnya virus ini, jahe temulawak merupakan rempah yang sangat dianjurkan untuk dikonsumsi. Jahe dinilai mampu mengurangi peradangan dalam tubuh. Menurut Chairul Anwar Nidom – salah satu peneliti dari Universitas Airlangga Surabaya, kandungan curcumin dari jahe bisa dapat dipercaya mampu menangkal virus corona.

Jahe mengandung senyawa beta-karoten dan capsaicin yang berperan dalam meningkatkan sistem imun atau kekebalan tubuh. Tidak hanya jahe kok, beberapa rempah curcumin lainnya seperti temulawak dan kunyit juga bisa kamu konsumsi karena memiliki sebagian kandungan yang sama dengan jahe.

Itu dia berbagai jenis aktivitas dan cara untuk menjaga kesehatan di rumah. Jangan lengah dan ikut panik. Kamu bisa membantu pemerintah dengan berbagai cara di atas. Sabar dan tahan dulu yah jangan ke mana-mana selama aktivitas di rumah masih bisa dilakukan. Dengan mendukung dan mengajak teman-teman lain #dirumahaja akan semakin besar kemungkinan Indonesia bebas dari virus corona. Yuk jaga kesehatan!
 

Ita Maulani

New Member
Di rumah, di luar rumah, bagiku sama saja. Yang penting pakai masker, jaga jarak dan sering cuci tangan dengan sabun. Itu sudah cukup untuk menjaga diri agar tidak terkena virus corona.

Repot? Nggak enak harus selalu pakai masker? Ya, semua usaha untuk mencapai yang baik memang harus repot. Tidak enak. Anak kecil sering menolak ketika disuruh minum pil untuk menyembuhkan sakit panasnya.

"Nggak mau, nggak mau". Kata bapaknya, ya harus mau. Tidak pahit kok. Biar panasnya cepat sembuh. Kamu nggak sakit lagi, buju rayu sang ayah. Barulah anak mau minum tablet.

Begitulah juga dengan corona. Ikuti petunjuk dari ahli-ahli kesehatan untuk bebas dari corona. Bebas dari penularan covid-19. Jika sudah biasa pakai masker, kalau tak pakai malah tak merasa enak, tak PD. Sudah biasa cuci tangan, tak cuci tangan tak enak. Biasa jaga jarak, tidak jaga jarak juga tak nyaman.

Nah, marilah selalu patuhi aturan kesehatan, protokol kesehatan untuk melawan corona atau covid-19. Apa kita mau terpapar virus dan masuk rumah sakit setidaknya 14 hari? Malah, kalau tak beruntung, orang akan blablas.., tak kembali lagi.

Ngeri. Diumumkan sehari kena virus corona 1000 orang lebih, meninggal 50 orang. Pilih mana, pakai masker, jaga jarak, sering cuci tangan atau masuk rumah sakit, tempat usaha ditutup? Perlu direnungkan.

Yang jauh lebih penting para Bunda yang punya bayi. Jangan sampai si kecil juga kena corona. Diberitakan bayi usia 2 bulan terkena corona karena tertular dari ayahnya. Mengapa sang ayah tidak sayang pada putra-putri tersayangnya? Sang ayah justru mengajak anaknya untuk sakit bersama? Uhhh....
 
Loading...

Thread Terbaru

Post Terbaru

Top