Protes Hasil Pilpres 2019, 6 Tewas 200 Luka-luka Dalam Kerusuhan Di Jakarta

Discussion in 'Berita dan Informasi' started by politik, May 22, 2019.

  1. politik

    politik New Member

    Joined:
    Jan 20, 2018
    Messages:
    212
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Massa membakar kendaraan di Jakarta setelah pendukung Prabowo Subianto, yang dinyatakan kalah dalam Pilpres 2019, turun ke jalan. Juru bicara Polri Dedi Prasetyo mengatakan bahwa aksi protes oleh para pendukung capres oposisi Prabowo Subianto yang telah dinyatakan kalah meningkat menjadi kekerasan hari Selasa (21/5) petang dan berlanjut sepanjang malam. Polisi mengatakan mereka telah menangkap 20 orang yang merupakan “provokator” dalam kerusuhan di Jakarta tersebut.

    Oleh: Kate Lamb (The Guardian)

    Enam orang tewas dan lebih dari 200 lainnya mengalami luka-luka setelah massa mengalami bentrok dengan pasukan keamanan. Massa membakar sebuah asrama brimob dan sejumlah kendaraan di ibu kota Jakarta setelah rilis hasil resmi Pilpres 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

    Dilansir The Guardian, Rabu (22/5), juru bicara Polri Dedi Prasetyo mengatakan bahwa aksi protes oleh para pendukung capres oposisi Prabowo Subianto yang telah dinyatakan kalah meningkat menjadi kekerasan hari Selasa (21/5) petang dan berlanjut sepanjang malam. Polisi mengatakan mereka telah menangkap 20 orang yang merupakan “provokator.”

    Gubernur Jakarta Anies Baswedan mengatakan enam orang telah tewas dan 200 lainnya mengalami cedera dalam kekerasan itu.

    Liputan KompasTV menunjukkan pengunjuk rasa melemparkan batu, asrama brimob yang terbakar, dan ratusan polisi anti huru-hara yang berjaga di kawasan pusat kota. Satu orang dilaporkan meninggal setelah mengalami luka tembak di tengah kericuhan, menurut situs berita Tirto.

    Dedi Prasetyo mengatakan bahwa polisi kini sedang memeriksa laporan jumlah korban, tetapi menekankan bahwa petugas keamanan di lapangan, yang termasuk personel militer, tidak dilengkapi dengan peluru tajam.

    Juru bicara Polda Metro Jaya Argo Yuwono mengatakan bahwa polisi menggunakan gas air mata dan meriam air untuk menghalau pengunjuk rasa yang melemparkan batu, bom molotov, dan petasan.

    Ibu kota Indonesia, Jakarta telah diliputi keresahan dalam beberapa hari terakhir menjelang pengumuman resmi hasil Pilpres 2019. KPU hari Selasa (21/5) dini hari mengonfirmasi bahwa kandidat presiden petahana Joko “Jokowi” Widodo telah memenangkan masa jabatan kedua dengan perolehan 55,5 persen suara.

    Lawannya, capres oposisi dan jenderal purnawirawan yang memiliki retorika khas berapi-api Prabowo Subianto telah menolak untuk menerima hasil pemilu. Prabowo menuduh bahwa Pilpres 2019 dinodai oleh kecurangan yang meluas, menurut klaim Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo yang hingga kini belum didukung oleh bukti kuat apa pun.

    Baca Artikel Selengkapnya di sini
     


Loading...

Loading...

Share This Page