Review lensa Nikon AF-S 18-200mm f/3.5-5.6G VR II – Sapu jagat serba guna

Discussion in 'Fotografi' started by Alexanderkus, Apr 3, 2015.

  1. Alexanderkus

    Alexanderkus New Member

    Joined:
    Feb 28, 2015
    Messages:
    242
    Likes Received:
    3
    Trophy Points:
    3
    Occupation:
    photographer
    Location:
    cilacap
    [​IMG]


    Lensa sapu jagat kini menjadi solusi bagi fotografer yang menginginkan sebuah lensa untuk berbagai macam kebutuhan. Bagaimana tidak? Sapu jagat dapat di fungsikan pada kondisi dan objek yang hendak difoto. Berbeda dengan lensa-lensa zoom lain yang memiliki jangkauan pendek atau lensa prime yang benar-benar terbatas penggunaannya. Dan kali ini kami akan mencoba membahas salah satu lensa sapu jagat terbaik dan terlaris, yakni Nikon AF-S 18-200mm f/3.5-5.6G VR II. Ini merupakan lensa Nikon keluaran tahun 2009, khusus untuk DSLR/SLR Nikon. Sebenarnya apa keistimewaan lensa ini sehingga digadang-gadang mampu digunakan untuk berbagai macam jenis kebutuhan fotografi? Simak review selengkapnya dibawah ini:

    - Body lensa

    Nikon AF-S 18-200mm f/3.5-5.6G VR II memiliki body yang sudah menggunakan bahan magnesium alloy. Cukup kuat dan solid dibandingkan dengan bahan plastik. Mengenai ukurannya tentu lebih besar dari lensa kit Nikon 18-105mm maupun 18-135mm. Dibagian depan dekat optik, terdapat karet untuk pegangan, dan dibagian tengah terdapat indikator jarak. Kemudian beralih lagi ke belakang terdapat ring fokus untuk penggunaan Manual Fokus. Lensa sapu jagat ini sudah dibekali dengan 16 elements dalam 12 groups, cukup banyak mengingat rentan panjang fokalnya yang jauh. Dimensi lensa ini berkisar pada angka 77 x 96.5 mm atau 3.0 x 3.8 in dengan berat 19.832 oz (562.25g). Cukup ideal untuk sebuah lensa sapu jagat, tidak terlalu panjang dan tidak terlalu kecil. Namun jika Anda memutar zoom maksimal, komponen lensa tentu memanjang.

    [​IMG]

    - Panjang fokal 18-200mm

    Dengan panjang fokal 18-200mm membuat lensa ini bisa bertindak sebagai lensa wide pada posisi 18mm sampai 35mm, lensa standar pada posisi 40mm sampai 55mm, kemudian lensa tele dari posisi diatas 50mm sampai 200mm. Ibaratnya 3 lensa menjadi satu, itulah mengapa disebut dengan istilah “Sapu jagat”. Cobalah Anda bandingkan dengan lensa kit biasa yang hanya berkisar pada angka 18-55mm. Hanya bisa mencapai wide untuk terendah dan standar untuk maksimalnya. Atau mungkin lensa kelas kit 18-105mm, yang mencapai wide pada 18mm dan maksimal hanya 105mm. Tidak lebih panjang dibandingkan 200mm tentunya.

    - Fitur lensa

    Nikon AF-S 18-200mm f/3.5-5.6G VR II sudah memiliki fitur yang lengkap untuk sebuah lensa DSLR. Pertama ini adalah lensa AF-S yang berarti sudah memiliki motor fokus pada lensanya. Anda bisa bebas menggunakan lensa ini dengan mode AutoFocus pada setiap DSLR Nikon baik yang memiliki motor body maupun non motor body. Kemudian ada kode G yang berarti lensa ini sudah tidak menggunakan ring diafragma untuk mengatur bukaan. Aperture dapat diatur secara mudah lewat dial yang tersedia pada body kamera. Lebih lanjut lagi, dengan kode VR (Vibration Reduction) merupakan kode untuk lensa yang memiliki stabilizer. Fitur yang digunakan untuk membuat hasil foto terkendali meski terjadi getaran dari tangan. Lebih dari itu pula, fitur VR pada lensa ini memiliki dua mode, yakni Normal dan Active. Untuk mode Normal digunakan pada pemotretan yang stabl atau tidak terlalu rawan goncangan. Sedangkan Active digunakan saat pemotretan objek bergerak cepat atau pada saat Anda kesulitan menahan getaran sekitar area.

    - Penggunaan lensa

    Karena ini adalah lensa sapu jagat, dipastikan cukup cocok untuk digunakan diberbagai sesi pemotretan. Pada angka rendah seperti 18mm sampai 24mm cocok digunakan untuk memotret landscape, foto grup, arsitektur, interior atau bahkan selfie. Untuk panjang fokal menengah seperti 35mm, 50mm sampai 70mm dapat digunakan untuk portrait, foto studio, dan sebagainya. Sedangkan bilangan diatas 70mm sampai maksimal 200mm tentu bisa bertindak sebagai lensa tele.Selama masih terjangkau tentu dapat digunakan untuk candid, wildlife, fotografi olahraga dan lain sebagainya. Ini adalah lensa yang cocok digunakan saat Anda pergi travelling, tidak perlu berganti lensa. Objek dekat tinggal mengatur pada bilangan rendah, sedangkan objek dekat cukup putar memanjang.

    - Kekurangan

    Salah satu kekurangan lensa ini adalah pada posisi maksimal yang memiliki ketajaman kurang baik dibandingkan lensa tele asli.
     


Loading...

Loading...

Share This Page