Bahaya Mata Katarak

Discussion in 'Health & Beauty' started by yusufabdussalam, May 16, 2017.

  1. yusufabdussalam

    yusufabdussalam New Member

    Joined:
    Feb 24, 2017
    Messages:
    69
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    1
    [​IMG]
    Mata Katarak adalah bagian keruh pada lensa mata yang biasanya bening dan akan mengaburkan penglihatan. Katarak tidak menyebabkan rasa sakit dan termasuk penyakit yang sangat umum terjadi. Katarak adalah penyebab utama kebutaan di dunia. Katarak juga dapat terjadi pada bayi dan anak-anak (katarak anak-anak), meski kemungkinannya sangat kecil. Penyakit ini umumnya ditemukan pada orang-orang lanjut usia dan dikenal sebagai katarak manula. Di Indonesia, diperkirakan terdapat sekitar 210.000 penderita baru yang muncul setiap tahun. Dan lebih dari 50% kebutaan di Indonesia disebabkan oleh katarak.

    Katarak adalah penyakit yang menyerang organ mata dan bisa terjadi pada salah satu mata atau dua mata sekaligus. Pada umumnya mata yang sehat memiliki bagian lensa normal yang bisa menjadi jalan masuknya cahaya hingga ke bagian belakang mata. Tapi kondisi ini tidak bisa terjadi untuk penderita katarak. Penderita katarak akan memiliki bagian lensa yang lebih buram, sehingga tidak semua cahaya luar bisa masuk ke bagian belakang mata. Hal inilah yang menyebabkan pandangan mata menjadi kabur dan akan semakin parah bila tidak diobati.

    Katarak umumnya menyerang kedua mata penderita dengan tingkat keparahan yang mungkin berbeda-beda dan tidak bersamaan. Penyakit ini dapat berkembang selama bertahun-tahun dan tanpa terasa oleh penderitanya. Katarak tidak menyebabkan rasa sakit atau iritasi. Penderita biasanya akan mengalami penglihatan yang samar-samar dan berkabut. Kemudian akan muncul bintik atau bercak saat penglihatannya kurang jelas. Kondisi ini juga dapat memengaruhi pandangan Anda dengan cara-cara seperti:

    Gejala Mata Katarak :
    • Mata yang sensitif ketika terkena cahaya menyilaukan.
    • Sulit melihat saat cahaya remang-remang (terutama pada malam hari) atau sangat terang.
    • Semua menjadi terlihat ganda.
    • Semua terlihat seperti memiliki semburat kuning atau cokelat.
    • Ukuran lensa kacamata yang sering berubah.
    • Di sekeliling cahaya terang (misalnya, lampu mobil atau lampu jalan) seperti ada lingkaran cahaya.
    • Warna yang terlihat memudar atau menjadi tidak jelas.
    Penyebab katarak belum diketahui secara pasti. Seiring bertambahnya usia, protein yang membentuk lensa mata akan berubah, termasuk kandungan airnya. Inilah yang memungkinkan lensa mata yang tadinya bening, berubah menjadi keruh. Hingga saat ini, alasan di balik proses penuaan yang dapat berujung pada perubahan protein di lensa mata belum diketahui. Meski demikian, ada beberapa faktor lain yang akan mempertinggi risiko Anda terkena katarak. Di antaranya adalah:

    Penyebab Mata Katarak :
    • Mata yang terpajan sinar matahari untuk waktu yang lama.
    • Penyakit-penyakit tertentu, misalnya diabetes atau peradangan pada bagian tengah mata (uveitis) jangka panjang.
    • Konsumsi obat kortikosteroid berdosis tinggi untuk waktu lama.
    • Pernah menjalani operasi mata.
    • Pernah mengalami cedera pada mata.
    • Memiliki riwayat katarak dalam keluarga.
    • Pola makan yang tidak sehat dan kekurangan vitamin.
    • Konsumsi minuman keras dalam jumlah banyak secara rutin.
    • Merokok.
    Jika tidak segera di obati, penyakit mata katarak ini bisa menyebabkan kebutaan permanen pada penderitanya. Oleh sebab itu, sangat baik untuk melakukan pencegahan dari sejak dini agar terhindar dari bahaya penyakit mata katarak ini. Untuk lebih jelasnya klik Cara Mengobati Mata Katarak
     


Loading...

Loading...

Share This Page