Debat Untuk Pembelajaran Politik

Discussion in 'Edukasi' started by Lentera, Jan 30, 2019.

  1. Lentera

    Lentera blogger amatir

    Joined:
    Jul 2, 2015
    Messages:
    551
    Likes Received:
    63
    Trophy Points:
    38
    Location:
    Indonesia
    Debat publik dalam pilpres maupun pilkada dinilai memberikan manfaat bagi masyarakat sebagai panduan dalam memilih siapa yang layak menjadi pemimpin.

    debat.jpg

    Memang terlalu ‎absurd jika melihat kualitas calon hanya dari debat publik.

    Tapi paling tidak debat publik akan memberikan gambaran umum tentang visi, misi, dan program kerja paslon ketika terpilih nanti.

    Meski demikian, sayangnya, debat publik yang diselenggarakan dalam pilpres atau pilkada pada tahun-tahun sebelumnya belum menjadi sumber referensi pemilih untuk menentukan pilihannya.

    ‎‎Debat publik belum menjadi referensi untuk rakyat memilih, namun debat publik diperlukan untuk melihat kualitas paslon.

    Jika membaca pengertian debat serta tujuan dan manfaatnya, debat bisa memberikan pendidikan politik untuk rakyat.

    Debat publik harusnya menjadi faktor yang dominan untuk rakyat memilih kepala daerah. Tapi kenyataannya yang lebih dominan masih sekitar kekuatan finansial saja.

    Masih banyak faktor Rakyat dalam memilih pemimpinnya, termasuk salah satunya faktor money politic, juga masih menjadi salah satu penentu pilihan dan ini harus diberantas dan dihilangkan dimasa yang akan datang.

    ‎KPU sebagai penyelenggara Pilpres dan Pilkada tentu memiliki kewajiban menghasilkan pilkada yang berkualitas, salah satunya dengan mengelar debat publik tersebut.

    ‎Meskipun debat publik di negara Maju menjadi sesuatu yang fundamental. Namun debat publik di negara kita masih sekedar memberikan pendidikan politik dalam rangka mencerdaskan Rakyat.
     


  2. Ais elkirami

    Ais elkirami New Member

    Joined:
    Aug 30, 2016
    Messages:
    62
    Likes Received:
    9
    Trophy Points:
    3
    Karena kebanyakan org berpikir sesa'at yang nampak jumlah angka nya ada, bukan jauh ke depan.
     
Loading...

loading...

Loading...

Share This Page