1. Disclaimer
    Forum Maxmanroe tidak bertanggungjawab atas informasi atau promosi yang dibuat member.

Inilah Struktur Organisasi Yayasan Yang Harus Anda Ketahui

Discussion in 'Info Bisnis' started by SmartLegalID, May 16, 2019.

  1. SmartLegalID

    SmartLegalID New Member

    Joined:
    Dec 26, 2018
    Messages:
    12
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    [​IMG]

    Ada tiga struktur organisasi yayasan yang harus Anda ketahui. Simak ulasan berikut ini.

    Sebuah yayasan wajib memiliki struktur organisasi sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2001. Fungsi utama pembentukan struktur organisasi tersebut untuk memaksimalkan kinerja yayasan. Selain itu, adanya struktur membantu memudahkan yayasan ketika melaksanakan kegiatan di tengah masyarakat.

    Struktur organisasi yayasan yang harus Anda ketahui terdiri dari pembina, pengurus, dan pengawas. Secara lengkap, berikut ini pengertian, tugas, dan fungsinya dalam yayasan.

    Pembina
    Pembina dapat diambil dari pendiri yayasan atau orang yang dinilai berdedikasi tinggi untuk mencapai tujuan yayasan. Penunjukan pembina bisa dilakukan ketika rapat anggota. Posisi pembina harus terisi karena kewenangan pembina tidak bisa dialihkan kepada pengurus maupun pengawas.

    Jika posisi pembina kosong, yayasan memiliki waktu maksimal 30 hari untuk mengadakan rapat gabungan memilih pembina. Syaratnya, pembina tidak boleh merangkap pengurus dan pengawas. Tujuannya, menghindari tumpang tindih tugas dan fungsi pembina.

    Setelah terpilih, pembina memiliki beberapa kewajiban, salah satunya mengadakan rapat tahunan. Minimal, rapat tersebut diadakan setahun sekali untuk mengevaluasi hak dan kewajiban yayasan, kekayaan, serta perkembangan yayasan. Selain itu, pembina memiliki tugas dan wewenang sebagai berikut.

    · Ketua pembina berhak melakukan tindakan untuk dan atas nama pembina.

    · Pembina memiliki kewenangan untuk membuat keputusan mengenai perubahan anggaran dasar.

    · Pembina berwenang mengangkat dan memberhentikan pengurus dan pengawas.

    · Pembina memiliki wewenang menetapkan kebijakan umum yayasan sesuai anggaran dasar.

    · Pembina bertugas mengesahkan program kerja dan rancangan anggaran tahunan yayasan.

    · Jika ada rencana penggabungan yayasan, pembina berwenang memutuskan.

    · Mengesahkan laporan tahun dan menjadi petunjuk likuidator ketika yayasan dibubarkan.

    Pengurus
    Sesuai ketentuan undang-undang yayasan, pengurus tidak diperkenankan merangkap posisi pembina dan pengawas. Dalam hal ini, pembina harus mengadakan rapat untuk mengangkat pengurus yayasan.

    Masa jabatan pengurus maksimal lima tahun. Jika diperlukan, pengurus lama bisa diangkat lagi sesuai prosedur yang berlaku. Mengenai struktur, pengurus terdiri dari seorang ketua, sekretaris, dan bendahara. Minimal, masing-masing posisi memiliki satu orang yang menduduki.

    Yayasan boleh memberikan upah atau gaji untuk pengurus. Namun, catatannya, pengurus bukan pendiri yayasan maupun memiliki hubungan dengan pendiri. Pembina dapat memberhentikan pengurus jika melanggar aturan tersebut atau merugikan yayasan. Tentunya, pemberhentian tersebut ditetapkan dalam rapat pembina.

    Pengawas
    Kewajiban utama pengawas adalah memberikan saran, masukan, dan nasihat kepada pengurus dalam menjalankan kegiatan. Pengawas juga berhak memeriksa berkas, laporan keuangan, pembukuan yayasan, dan laporan kegiatan. Selain itu, pengawas memiliki tugas dan wewenang berikut ini.


    · Memberhentikan pengurus untuk sementara jika melakukan tindakan melanggar anggaran dasar atau peraturan yang berlaku.

    · Menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab untuk kepentingan yayasan.

    · Ketua pengawas berwenang melakukan tindakan untuk dan atas nama pengawas.

    · Jika memberhentikan pengurus untuk sementara, pengawas harus membuat pemberitahuan secara tertulis kepada yang bersangkutan berikut alasannya.

    · Kurang lebih selama tujuh hari sejak pemberhentian pengurus, pengawas harus membuat berita tertulis yang ditujukan kepada pembina.

    Jika pengawas—selama waktu yang ditentukan—memberhentikan sementara pengurus, ia wajib mengambil alih kewajiban mengurus yayasan. Secara keseluruhan, apabila terjadi pelanggaran wewenang pengawas yang berdampak pada kerugian finansial yayasan, pengawas wajib menggantinya.


    Itulah struktur organisasi yayasan yang harus Anda ketahui. Jika Anda berencana mendirikan yayasan, mulai sekarang persiapkan secara matang. Tidak hanya menyiapkan finansia, tetapi juga tim yang solid. Pastikan, setiap pengurus, pembina, dan pengawas yayasan bisa menjalan tugas dan fungsinya dengan baik.

    Sumber: IHW
     


  2. Bagus Sudrajat

    Bagus Sudrajat New Member

    Joined:
    May 16, 2019
    Messages:
    6
    Likes Received:
    1
    Trophy Points:
    1
    jadi makin tau nih, ternyata yayasan juga sudah terstruktur ya. Makasih infonya gan :D
     

Share This Page