Sejarah Singkat Pensil

sermes

Mr Culun
Pada zaman purba untuk membuat tulisan atau tanda pada dinding goa, batu, pohon, kulit binatang dan sebagainya orang menggunakan benda yang berujung tajam. Namun sekitar 5000 tahun yang silam, bangsa Sumeria di Mesopotamia mulai menggunakan alat yang dibuat secara khusus untuk menulis seperti bulu angsa, kayu, bambu yang ujungnya diruncingkan dengan menggunakan bahan tinta.

Alat tulis yang terbuat dari grafit, bentuk karbon dibuat setelah menemukan grafit kualitas tinggi grafit ditambang di Cumberland di Inggris. Grafit dan dibungkus atau dimasukkan ke dalam batang kayu mulai digunakan sekitar 1560 yang kemudian dikenal dengan istilah pensil.

Pensil mulai diproduksi pada tahun 1662 di Nuremberg, Jerman oleh Friedrich Staedtler yaitu dengan menempelkan batang grafit pada tengah-tengah dua potong kayu kemudian direkatkan. Faber juga memulai usaha pembuatan pensil grafit pada tahun 1760 di New York, Amerika Serikat.

Akan tetapi pensil dari produksi mereka masih sederhana dan mudah patah sehingga Ahli kimia Perancis NJ Conté pada tahun 1895 mulai menyempurnakan bahan grafit untuk pensil agar tidak mudah patah yaitu mencampur grafit dengan air dan tanah liat kemudian dibakar sehingga didapat tingkat kekerasan yang diinginkan. Penemuan NJ Conté telah dipatenkan.

Pada tahun 1847, Dixon mendirikan pabrik pensil di New York City yang menggunakan bahan grafit dalam skala terbatas, pensil. Namun, sebagian besar pensil yang dijual di AS masih diimpor dari Eropa. Pada tahun 1862 pensil yang dibuat oleh perusahaan, Eagle Pensil Co yang berlokasi di New York.

Ternyata cukup lama sejarah pensil dan meskipun saat ini banyak macam alat tulis lainnya, namun pensil masih banyak digunakan orang terutama untuk kalangan profesi tertentu. Demikian juga, pensil telah mengalami perkembangan dari waktu ke waktu baik itu model maupun bahan yang digunakan. Salah satu merek yang tetap bertahan adalah pensil Staedtler yang sudah ada sejak 1662.

Sumber: Sejarah Pensil
 
Loading...

Thread Terbaru

Top