Tips Menjadi Influencer Marketing

Discussion in 'Internet Marketing' started by Ais elkirami, Jan 5, 2019.

  1. Ais elkirami

    Ais elkirami New Member

    Joined:
    Aug 30, 2016
    Messages:
    68
    Likes Received:
    9
    Trophy Points:
    3
    Pengertian Influencer Marketing adalah sebuah upaya memasarkan sebuah produk atau mempromosikan sebuah brand kepada public dengan cara bekerja sama dengan sejumlah orang yang memiliki follower besar. Influencer bukanlah orang biasa, melainkan mereka yang memiliki fans atau follower tersendiri, biasanya mereka memiliki pengaruh yang kuat buat fans atau follower mereka.

    Influencer Marketing dewasa ini di anggap memiliki kelebihan tersendiri selain pemasaran secara umum. Target mereka jelas sesuai dengan influencer nya. Misalkan artis, tokoh, atau orang yang mempunyai keunikan tersendiri. Biasanya pemilik brand atau produk akan melihat fashion influencer yang akan di ajak bekerja sama. Sebuah brand akan melakukan kerja sama mempromosikan produk atau branding mereka setelah melihat dan menghitung kemungkinan pengaruhnya kepada followernya.

    Sebenarnya ini cara lama, sebagaimana kita temukan ada artis, atlet, atau orang terkenal yang mempromosikan sebuah produk kepada fans mereka. Biasanya sebuah produk akan cepat terkenal karena digunakan oleh yang bersangkutan, khususnya dikalangan follower atau fans mereka.

    Namun sekarang konsep ini semakin melebar luas hingga menyentuh orang awam sekalipun. Orang awam bisa saja menjadi influencer jika mereka memiliki audience atau pasar sendiri. Misalkan seorang desainer atau creator content yang biasanya memiliki follower cukup banyak. Dengan cara kerja cukup sederhana ini namun efektif, biasanya dilakukan oleh branding yang baru dibangun atau produk yang baru saja diluncurkan kepada public.

    Dalam skala besar biasanya sebuah brand akan melakukan kontrak kerja sama dengan menjadikan si influencer sebagai salah satu icon produk atau brand tersebut. Namun influencer dalam skala kecil biasanya tidak terikat kontrak kerja sama. Mereka seperti sales lepas yang mendapatkan bayaran jika berhasil menjual sebuah produk, sementara influencer skala kecil hanyalah influencer lepas yang dibayar untuk sebuah promosi yang dilakukan nya.

    Tips Sukses, Moga saja Iya!!

    Jika kita pengen bicara sukses menjadi influencer marketing dan mendapatkan job dari sejumlah advertiser, maka setidaknya kita harus punya basis tersendiri. Ibarat sebuah partai politik itu, untuk menjadi partai yang besar kita harus punya basis pendukung loyal kita. Kita nggak harus sama dengan influencer lainnya.

    Dan untuk memiliki basis follower kita sendiri, maka kita juga harus memiliki keunikan tersendiri. Bersaing menjadi influencer dengan lainnya, bukan hanya soal jumlah follower namun kekuatan loyalitas pengikut tersebut. Kalau tidak ada pembeda dengan yang lainnya maka mau tidak mau akan sedikit sulit. Karena itulah terkadang mereka yang mengambil jalan kontroversial memiliki follower tersendiri, walau mungkin harus melawan arus besar.

    Apa pernah berpikir melawan arus beras, dan menjadi kontroversi? silahkan, namun juga harus siap menerima kemungkinan yang bisa saja terjadi.

    Lebih Kreatif Lagi !!!

    Jika kita bukan artis, atlet, tokoh politik & masyarakat, lalu bagaimana kita bisa menarik perhatian orang lain agar mengarah kepada kita. Nama besar tentu saja mungkin akan kalah dengan artis dan seleb. Authority kita juga kalah jauh dengan pakar ahli.

    Namun jangan salah kita masih bisa, asalkan kita mau berkerja dengan kreatif. Menciptakan sesuatu yang mungkin tidak di sangka-sangka oleh orang lain. Artis bukan, atlet bukan, tokoh bukan, ahli dan pakar bukan. Maka jadilah content creative, karena persaingan di sini seolah nggak akan ada habisnya. Selalu saja ada, buktinya setiap hari ada saja bermunculan kreatifitas anak bangsa.
     
    Mak Ijah likes this.


Loading...

Loading...

Share This Page