Traditional Marketing Vs Internet Marketing

Discussion in 'General Marketing' started by kaka, Dec 7, 2017 at 11:31 AM.

  1. kaka

    kaka Member

    Joined:
    Nov 29, 2017
    Likes Received:
    0
    Trophy Points:
    1
    Gender:
    Male
    Apa saja Perbedaan antara Marketing Tradisional dan Internet Marketing:
    pada dasarnya kedua elemen diatas sama-sama memiliki tujuan yang sama untuk memasarkan produk dan meningkatkan penjualan secara pesat dan baik.

    Kita dapat membedakannya dari ciri-cirinya sebagai berikut:

    Marketing Tradisional:


    1. Tipe marketing: memakai seragam, organisasi terstruktur, dan jelas. Menggunakan dengan iklan di media cetak atau media elektronik.
    2. Arah komunikasi: hanya dari satu sumber (produsen) ke banyak (calon konsumen) dan searah. Informasi tentang produk atau jasa disebarkan oleh perusahaan (aktif), sedangkan calon konsumen hanya mendengarkan (pasif).
    3. Jadwal marketing: bersifat jangka panjang. Kampanye-kampanye iklan direncanakan untuk jangka panjang
    4. Ketersediaan: hanya di jam-jam kerja. Tidak ada dukungan langsung setelah jam kerja normal
    5. Ruang lingkup: lingkup yang spesifik. Hanya mentargetkan audience dan pasar tertentu.
    6. Kaya akan pengalaman: analogis. Berdasarkan kesuksesan sebelumnya, legalitas hukum terjamin
    7. Supervisi: menjaga konsumen supaya tidak pindah ke kompetitor. Aktifitas marketing diperhatikan dengan menjaga pelanggan dan menganalisis kompetitor.
    8. Bahasa: formal, aman (dan jelas) secara hukum komersil. Penggunaan kosa-kata yang ketat dalam bahasa marketing, kalimat-kalimat lengkap yang sudah disiapkan.
    9. Mereka yang terlibat: departemen marketing. Dan departemen hubungan publik, distributor, agen-agen luar, dan departemen penjualan.

    Internet Marketing:

    1. Tipe marketing: terpecah-pecah, tersebar, tidak jelas, tidak baku. Contohnya promosi bisa saja menggunakan update status, kampanye iklan, artikel blog, posting gambar, artikel, video promosi, dan media sosial lainnya dan lain-lain.
    2. Arah komunikasi: banyak arah (many to many). Baik pihak perusahaan dan calon konsumen sama-sama berbicara dan sama-sama saling mendengar (keduanya aktif).
    3. Jadwal marketing: spontan, tidak ada jadwal jangka panjang. Kampanye iklan biasanya tidak direncanakan secara detail, tapi cepat bereaksi terhadap komentar dan permintaan informasi produk atau layanan.
    4. Komunikasi dengan konsumen: cepat dan terbuka (public). Reaksi dan respon terhadap komentar dan permintaan informasi dari calon konsumen bisa segera diberikan dalam jangka waktu kurang dari 24 jam.
    5. Ruang lingkup: tidak terbatas dan umum. Tersedia untuk siapa saja, di mana saja, kapan saja (optimal untuk umum tanpa dibatasi waktu dan tempat).
    6. Kaya akan pengalaman: alternatif, inovatif. Kebutuhan teknis yang berubah, konsep marketing yang inovatif, namun posisi hukum komersial kurang terjamin.
    7. Supervisi: menjaga konsumen dan platform teknologi yang digunakan. Aktifitas marketing diselia oleh otoritas yang terkait dengan penjagaan hak-hak konsumen, kompetitor, dan teknologi yang digunakan baik oleh operator dan pengguna.
    8. Bahasa: alami, langsung. Tidak ada kalimat-kalimat yang sudah disiapkan sebelumnya, tapi respon-respon personal dan jawaban-jawaban singkat saja.
    9. Mereka yang terlibat: media baru di departemen marketing. Departemen social media, departemen public relations, semua karyawan dan pengguna, seluruh manajemen, dan seterusnya.
    Inilah Blog-blog yang dapat anda Gunakan untuk mendukung Internet Marketing:

    1. Wordpress
    2. Blogger
    3. Wix
    4. Webbly
    5. dan lain sebagainya.
    Sumber : https://satelitweb.com/inilah-14-blogging-platform-terbaik-saat-ini/
     


Artikel Sponsor

loading...

Loading...

Share This Page